Peristiwa
Terpeleset Saat Main Air di Ngembel, Bocah SMP Meregang Nyawa
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Naas dialami oleh Yuda Satria Darmawan (16) warga Padukuhan Ngemplek, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari. Yuda yang terpeleset dan jatuh ke bebatuan saat bermain air di Sumber Air Ngembel, Padukuhan Karangtengah 1, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Korban sendiri sempat dilarikan ke RSUD Wonosari saat dalam kondisi tak sadar akibat luka berat di bagian kepala dan sekujur tubuhnya pada Kamis (12/12/2018) malam usai terjadinya insiden tragis itu.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa naas yang dialami oleh bocah yang masih duduk di kelas 3 SMP itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Menjelang sore, Yuda bersama kurang lebih 10 orang temannya bermain air di sumber air Ngembel. Namun apesnya, saat ia hendak berjalan naik dari posisi sebelumnya, Yuda justru terpeleset.
Korban akhirnya terjatuh dan membentur bebatuan yang ada di sekitar lokasi kejadian. Akibatnya cukup fatal, benturan yang cukup keras membuat bocah naas itu sampai mengalami pendarahan di bagian telinga, hidung dan mulut. Mendapati Yuda bersimbah darah dan langsung tak sadar, rekan-rekan korban mulai dilanda kepanikan. Sebagian dari mereka lalu berteriak-teriak meminta pertolongan kepada warga setempat.
Warga lalu membawa Yuda ke RSUD Wonosari yang kemudian langsung mendapatkan penanganan dari tim medis. Sayangnya takdir berkata lain, berselang beberapa jam kemudian, Yuda menghembuskan nafas terakhirnya.
“Lokasi kejadian masuk di wilayah binaan Desa Karangtengah. Kejadian memang menjelang sore, warga yang mengevakuasi bersama teman-teman korban,” kata Bhabinkamtibmas Desa Karangtengah, Brigadir Ribut Santoso, Kamis (13/12/2018) saat dikonfirmasi.

Bedasarkan informasi yang diperoleh pula, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIB. Sejak masuk ke RSUD, menurut Ribut, kondisi korban memang terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Terpisah, Kasi Humas Polsek Wonosari, Aiptu Sudiyono, juga membenarkan adanya insiden tersebut. Dari pihak kepolisian telah melakukan pendataan terhadap kronologi dan data pendukung lainnya. Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat diminta untuk menguatkan keluarga korban dan memberikan dukungan agar dapat menerima kejadian yang dialami putranya.
“Iya dapat laporan dari anggota. Ada yang telah melakukan pendataan,” kata dia.
Ia pun menghimbau agar masyarakat lebih melakukan pengawasan terhadap aktifitas putra putrinya. Selain itu, juga menghimbau bagi para orang tua atau anak-anak untuk lebih berhati-hati saat beraktifitas di daerah yang berair. Bukan tidak mungkin masuk di musim penghujan ini terdapat titik-titik yang rawan dan licin.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
