Pendidikan
Jumlah Lulusan TK Hanya Separuh Dari Kuota, Banyak SD di Gunungkidul Dipastikan Kekurangan Siswa Baru
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Blank spot masih menjadi kendala dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) online SD di Gunungkidul. Seperti yang terjadi di SD Negeri Gunung Gambar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Wali murid saat ini masih harus menggunakan sistem manual untuk mendaftarkan anak mereka. Di Gunungkidul sendiri, dipastikan cukup banyak SD yang akan kekurangan siswa. Pasalnya, jumlah kuota yang tersedia di sekolah-sekolah jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah lulusan TK.
Kepala SD Negeri Gunung Gambar, Purno Jayusman mengatakan, sampai dengan saat ini pada hari pendaftaran terakhir, terdapat 7 orang calon siswa baru yang telah mendaftar. Mereka semuanya mendaftarkan secara manual ke sekolah. Hal ini terpaksa dilakukan orang tua lantaran terkendala sinyal.
“Ya ada yang terkendala sinyal, memang sinyalnya kurang bagus disini. Ada juga yang tidak tahu caranya mendaftar,” kata Purno, Rabu (24/06/2020).
Diakuinya, jumlah siswa yang didapat oleh SD Negeri Gunung Gambar memang sangat sedikit. Jumlah 7 orang calon siswa baru ini terbilang kecil dari kuota yang disiapkan sebanyak 28 siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid menjelaskan, sampai saat ini belum ada laporan berapa sekolah yang tidak dapat dijangkau sinyal internet. Tetapi, hal itu tidak menjadi masalah lantaran pendaftaran tetap bisa dilayani oleh sekolah.

“Tidak hanya kendala sinyal, orang tua tidak tahu caranya bisa datang ke sekolah itu tidak apa-apa. Di sekolah perkotaan pun banyak orang tua yang datang ke sekolah, dan tidak apa-apa justru malah paham,” ujar dia.
Ia menambahkan, untuk kuota siswa SD pada tahun ini sebesar 16 ribu. Namun jumlah tersebut tidak bisa dipenuhi karena lulusan TK, PAUD hanya berjumlah ribuan. Dengan hal ini, maka dipastikan akan ada banyak sekolah yang mengalami kekurangan siswa.
“Jelas kurang, karena lulusan TK PAUD hanya sekitar 8 ribu dari kuota 16 ribu,” terang dia.
Terpisah, Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro menambahkan, kendala sinyal internet masih terdapat di sejumlah wilayah di Gunungkidul. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Gunungkidul yang banyak perbukitan tinggi.
“Kebanyakan interferer, jadi ada tower tapi jangkauannya terhalang bukit. Kita itu kendalanya kan memang kondisi geografis, sementara sinyal yang bagus kan yang tidak terhalang,” terang Kelik.
Untuk mengatasi permasalahan ini, pihaknya berusaha membuat jaringan internet seperti yang dilakukan di Jerukwudel, Kapanewon Girisubo, Sriten, Kapanewon Nglipar dan Nglanggeran, Kanapewon Patuk.
“Kita membuat backbone wireless di lokasi tersebut supaya ke depan untuk menymbung internet investasi di tower bisa dipangkas. Namun untuk paket data mobile, ini terkait investasi pihak ketiga, jadi berlaku hukum pasar,” jelas dia.
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa3 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized1 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Uncategorized3 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Peristiwa1 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
