Sosial
Kasus Terus Menurun, 5 Kapanewon Saat Ini Telah Bebas Covid19
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gelombang penularan maupun kasus aktif di Gunungkidul terus mengalami penurunan. Merujuk pada data Dinas Kesehatan, pada tanggal 28 September 2021 kemarin, hanya terjadi penambahan kasus aktif sebanyak 6 kasus. Namun dengan penambahan kasus kesembuhan yang juga tinggi, saat ini tinggal 106 kasus covid19 aktif di Gunungkidul.
Semakin menurunnya tren penularan dan kasus aktif covid19, membuat pemetaan kasus di Gunungkidul sendiri juga cukup menggembirakan. Sejumlah Kapanewon bahkan kini telah terbebas dari kasus covid19.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan, jumlah kasus covid19 yang saat ini masih dalam perawatan hingga Selasa (28/09/2021) hanya mencapai 106 orang. Jumlah ini berasal dari 13 Kapanewon di Gunungkidul. Sehingga kemudian, sebanyak lima Kapanewon tercatat tidak terjadi kasus baru maupun kasus aktif covid19.
Lebih lanjut, Dewi menyampaikan jika kelima Kapanewon yang bebas dari covid19 ialah Kapanewon Rongkop, Tanjungsari, Ngawen, Tepus, dan Girisubo. Sementara untuk 5 kapanewon lainnya, jumlah kasus aktif berada di bawah angka 5 kasus. Kelimanya adalah, Kapanewon Gedangsari, Nglipar, Purwosari, Semanu dengan 3 kasus aktif, sementara Paliyan ada 5 kasus aktif.
“Ada penambahan sebanyak 6 kasus aktif baru pada Selasa (28/09/2021) dan tercatat nihil kematian,” jelas Dewi, Kamis (29/09/2021).
Dalam catatan Dinas Kesehatan Gunungkidul, Kapanewon Wonosari menjadi wilayah terbanyak yang masih menangani kasus aktif covid19 yaitu sebanyak 22 kasus, disusul oleh Kapanewon Ponjong yang masih menangani 16 kasus aktif covid19. Selain itu, tren penurunan gelombang penularan covid19 di Gunungkidul turut berdampak pada menurunnya jumlah pasien yang saat ini menjalani isolasi mandiri.
“Kalau secara kumulatif angka konfirmasi positif covid19 di Gunungkidul mencapai 17.751 kasus,” imbuhnya.
Meskipun gelombang penularan covid19 terus mengalami penurunan, namun potensi penularan covid19 di Bumi Handayani masih terus ada dan ia tetap mengingatkan kepada masyarakat agar tak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan di segala aktifitasnya. Protokol kesehatan serta vaksin menjadi sarana ampuh guna mencegah penularan yang lebih besar.
“Saat beraktifitas, utamakan protokol kesehatan. Itu yang terpenting,” ungkap dia.
Sementara itu, tren penurunan penularan maupun kasus aktif covid19 di Gunungkidul juga disampaikan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Penurunan gelombang penularan covid19 di Gunungkidul juga dibarengi oleh capaian vaksin yang kini telah mencapai lebih dari 60% secara keseluruhan. Meskipun demikian, Gunungkidul masuk dalam wilayah aglomerasi DIY yang mana antara satu daerah dengan daerah yang lainnya saling berhubungan dalam penurunan level PPKM yang saat ini masih berada di level 3.
“Secara kondisi, Gunungkidul layak turun ke level 2. Namun itu mengacu pada aglomerasi DIY yang mana satu provinsi masih berada di PPKM level 3,” terang Sunaryanta.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
