fbpx
Connect with us

Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa Peternakan Ayam, Kerugian Capai 300 Juta

Diterbitkan

pada tanggal

Karangmojo,(pidjar.com)–Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik Supardiyono di Padukuhan Bulu, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo pada Selasa (06/08/2019) malam tadi. Dalam kejadian ini, ribuan ayam serta puluhan zak pakan ayam hangus terbakar. Kerugian sendiri diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Unsur kelalaian diduga menjadi penyebab utama kejadian ini.

Insiden kebakaran ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Bermula saat sekitar pukul 20.00 WIB, Supardiyono hendak menyalakan pemanas ayam. Mulanya tak ada masalah ketika korban menyalakan peralatan gas solek tersebut. Setelah beberapa waktu, korban menambahkan arang ke pemanas ayam ini. Sialnya, berselang beberapa saat kemudian, Supardiyono yang beristirahat sembari melihat televisi justru tertidur.

“Alat pemanas ayam itu diduga kemudian memicu percikan api yang menyambar bagian bangunan kandang,” terang Babinsa Beniharjo, Sertu Widodo kepada pidjar.com, Selasa malam.

Dengan cepat api kemudian membesar dan melahap bagian bangunan tempat pemanas ayam itu diletakkan. Korban sendiri baru terbangun saat mendengar letusan bambu yang terbakar serta asap pekat yang mulai menyelimuti kandang ayam miliknya.

Sadar sedang terjadi kebakaran, Supardiyono lantas berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Upaya itu tak membuahkan hasil lantaran api dengan cepat merembet ke bangunan yang memang sebagian besar terdiri dari bahan yang mudah terbakar.

Berita Lainnya  Carry vs Truk di Pagi Buta, Mobil Hancur, 3 Penumpang Luka Parah

“Api terus merembet dan membakar hampir keseluruhan kandang berisi ribuan ayam ini,” papar dia.

Sejumlah warga yang berdatangan di sekitar lokasi kejadian sendiri juga sempat berusaha melakukan pemadaman. Namun lagi-lagi upaya ini tak berdampak signifikan karena si jago merah terus membesar. Situasi kritis ini berangsur membaik ketika petugas Damkar berikut peralatannya berdatangan ke lokasi kejadian. Dalam melakukan penanganan kebakaran, terang Widodo, Unit Damkar Gunungkidul menurunkan 3 unit truk pemadam kebakaran beserta 1 ambulans.

“Tadi tak hanya dari Damkar saja, akan tetapi juga ada dari BPBD, Tagana, Polsek dan Koramil Karangmojo yang ikut melakukan pemadaman,” imbuhnya.

Setelah beberapa saat berjibaku, api akhirnya berhasil dijinakkan oleh petugas gabungan. Menurut dia, lantaran kebakaran yang terjadi cukup besar, selepas proses pemadaman, petugas Damkar juga melakukan proses pendinginan guna mencegah api kembali membesar.

Tak ada korban dalam kejadian ini. Namun begitu, sang pemilik kandang ayam harus menangguk kerugian hingga mencapai 300 juta rupiah. Adapun rinciannya, Supardiyono harus kehilangan bangunan kandang ayam senilai 170 juta. Selain itu, ayam berusia 13 hari sebanyak 5.500 ekor senilai 80 juta berikut 60 sak pakan ayam senilai 24 juta juga ikut menjadi korban amukan si jago merah.

Berita Lainnya  Jeritan Waginem Temukan Suaminya Tergeletak Tak Bernyawa di Ladang

“Ada juga yang ikut terbakar adalah belasan kipas angin, televisi serta wadah pakan,” urai Widodo.

Sementara itu, petugas Unit Damkar Gunungkidul, Agus menuturkan, kebakaran yang terjadi di kandang ayam milik Supardiyono sendiri memang cukup besar. Bahkan pihaknya yang menerjunkan 3 unit truk pemadam beserta petugasnya membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk melakukan pemadaman. Kondisi kandang yang terdiri dari bahan-bahan yang mudah terbakar serta angin yang malam ini cukup kencang menjadi kendala. Untuk menjinakkan api, pihak Damkar bahkan harus menghabiskan 4 tangki air.

“Jadi api bisa dengan cepat membesar dan menyebar,” tutur Agus.

Selain itu, pihak Damkar juga sempat terkendala ketika hendak masuk ke tempat di mana terjadi kebakaran. Lokasi kandang ayam yang terpencil di tengah akses jalan yang sulit menjadi salah satu penyebab pihaknya memerlukan waktu yang cukup lama untuk sampai ke lokasi dan melakukan pemadaman.

“Apalagi saat kejadian, banyak sepeda motor milik warga masyarakat yang terparkir di jalanan sehingga menghambat truk pemadam untuk bisa masuk ke area kebakaran,” bebernya.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler