Sosial
Kisah Kali Gowang, Tempat Keramat Yang Ramai Dikunjungi Pejabat dan Politisi Untuk Berdoa
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kabupaten Gunungkidul memiliki banyak sekali tempat bersejarah yang banyak dikunjungi oleh warga lokal, luar daerah, bahkan tokoh-tokoh internasional. Salah satu tempat bersejarah yang banyak dikunjungi adalah Kali Gowang yang berada di Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan. Hingga sekarang, tempat bersejarah ini menjadi sebuah wisata religi yang ramai dikunjungi pada waktu tertentu. Yang menarik, tak sedikit para pejabat maupun politisi baik level daerah hingga nasional yang berkunjung ke Kali Gowang.
Ketua Desa Budaya Kalurahan Giring, Sunardi menceritakan, nama Kali Gowang sendiri tidak lepas dengan sejarah Ki Ageng Giring dan Ki Ageng Pemanahan. Pada masa itu, Ki Ageng Giring bertapa di Kali Nyamat dan kemudian mendapatkan wahyu Degan Gagak Emprit. Setelah itu, degan tersebut dibawa ke rumah. Sebelum meminumnya, ia mandi suci lagi di Kali Nyamat. Kebahagiaan pada saat itu menyelimuti hatinya.
Namun sayangnya, pada saat yang bersamaan Ki Ageng Pemanahan datang ke rumah Ki Ageng Giring. Ia meminum degan yang ada di dapur. Istri Ki Ageng Giring kemudian memberitahu suaminya. Dengan berbalut rasa kecewa atau dalam bahasa jawa diistilahkan gowang, ia menghentikan mandi suci dan berusaha mencari Ki Ageng Pemanahan namun ternyata dia sudah pergi dari rumahnya.
Ki Ageng Giring berusaha mengejarnya. Kemudian terjadi kesepakatan yang mana kerajaan Mataram dipimpin oleh turunan Ki Ageng Pemanahan dan 9 turunannya. Namun setelah itu, sejumlah pusaka dibawa ke kerajaan. Setelah 9 turunan, pusaka-pusaka tersebut dikembalikan ke Giring.
Mulai dari situlah Kali Nyamat berubah nama menjadi Kali Gowang yang menggambarkan suasana Ki Ageng Giring. Lantaran dipercaya sebagai lokasi menerima wahyu, sampai sekarang Kali Gowang banyak dikunjungi oleh orang dari berbagai daerah untuk berziarah dan memanjatkan doa atas hajat maupun permintaan mereka.
“Banyak warga luar daerah yang datang ke sini untuk berdoa atas hajat mereka. Ya karena sebagai lokasi menerima wahyu, makanya dipercaya sakral dan lainnya,” kata Sunardi, Minggu (12/09/2021)
Biasanya mereka yang datang dari luar daerah, berendam di Kali Gowang sambil berdoa. Tak hanya orang biasa, melainkan sejumlah tokoh nasional juga ada yang datang ke Kali Gowang untuk ritual. Selain itu mereka juga meyakini mandi di Kali Gowang bisa menjadikan awet muda.
“Mulai dari pengusaha, tokoh-tokoh politikus dari tingkat daerah, provinsi, hingga nasional juga banyak yang kesini. Biasanya malam Jumat Kliwon,” imbuhnya.

Di kawasan ketersebut juga ada sebuah batu panjang diatasnya terdapat cuwegan-cuwegan atau lubang layaknya papan dakon. Saat seseorang mencoba menghitung cuwegan tersebut biasanya jumlah setiap menghitung berbeda tidak pernah sama.
“Saat dihitung tidak pernah sama. Diyakini jika setiap menghitung jumlahnya perekonomian mereka akan terus meningkat,” paparnya.
“Ada legenda di balik batu dakon ini, dulu ada 7 bidadari yang sering mandi di Kali Nyamat sebelum mandi mereka selalu bermain dakon. Tapi ada penelitian bahwa batu dakon ini ada sebelum zaman batu,” imbuh dia.
Saat ini, watu dakon sedang dalam proses menjadi sebuah cagar budaya. Pemerintah Kalurahan Giring juga membentuk Pokdarwis yang mana nantinya akan mengelola wisata religi dan budaya yaitu Kali Gowang dan Watu Dakon.
“Masih berproses, untuk SK Gubernurnya sudah turun. Tinggal nanti kita kembangkan lokasi ini, konsepnya pun sudah ada,” tutup Sunardi.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
