fbpx
Connect with us

Peristiwa

Lalai Tak Padamkan Api Usai Masak Nasi, Dapur dan Tabungan Palawija Milik Tarno Hangus Jadi Abu

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)–Dapur milik Kunsul atau akrab dipanggil Tarno (65) warga Karangnongko (04/03), Kemiri, Tanjungsari habis dilalap si jago merah, Kamis (08/10/2020) sore. Kebakaran yang dipicu akibat kelalaian tersebut membuat Kunsul merugi hingga puluhan juta rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun pidjar.com, kejadian bermula saat istrinya, Tukem selesai memasak nasi menggunakan tungku yang diisi kayu bakar pada Kamis siang tadi. Namun, belum juga api sempat ia padamkan, Tukem kemudian pergi ke ladang.

Hingga pukul 15.30 WIB, pasangan lansia ini tak kunjung pulang. Diduga api justru semakin besar saat mereka tinggal ke ladang. Api kemudian diduga merembet ke kayu kering yang berada di sebelah tungku. Kobaran api kian membesar kemudian merembet ke dapur beserta perabotnya.

Tak hanya itu, hasil pertanian palawija seperti jagung dan panen lainnya yang sudah kering tak luput dari lalapan si jago merah. Kobaran api membesar hingga tetangganya, Supardi (43) mengetahui kejadian ini.

Melihat kobaran api kian membesar, Supardi lantas berinisiatif mencari pertolongan. Ia bersama warga lainnya kemudian berusaha memadamkan kobaran api.

Hingga sekitar satu jam warga bahu membahu memadamkan dengan peralatan seadanya. Kobaran api berhasil dijinakkan. Mendengar kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah lantas menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen terhadap peristiwa ini.

Api dipadamkan oleh warga setempat, tidak asa korban jiwa karena rumah dalam kondisi kosong,” beber Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki.

Pihaknya menaksir kerugian dari peristiwa kebakaran inipun cukup fantastis yakni Rp. 10juta. Rencananya, warga setempat bersama petugas BPBD akan melaksanakan kerja bakti pada Jumat besok hari.

Kami imbau ya kondisi cuaca masih kering akibat musim kemarau sehingga apabila hendak meninggalkan rumah tolong dicek terlebih dahulu api harus benar- benar mati,” tutup Edy.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler