Connect with us

Sosial

Lebih Tinggi dari Rerata Nasional, Lahan Kering Wilayah Selatan Gunungkidul Hasilkan 1,9 Ton Kedelai per Hektar

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meski berada di daerah yang kering, namun ternyata petani di wilayah selatan Gunungkidul mampu menunjukkan produktivitas yang baik. Pada musim tanam kedua ini, Kelompok Tani Milenial Tunas Inti, Kalurahan Kemadang Kapanewon Tanjungsari berhasil memanen kedelai dengan jumlah yang besar.

Adapun data yang dilaporkan oleh pengurus kelompok tani, profitas produksi kedelai di wilayah ini rerata 1,5 ton per hektarnya.

Kepala Dinas Pertanian DIY, Sugeng Purwanto mengatakan selama ini, Gunungkidul dikenal sebagai dareah yang rentan air. Meski demikian, sektor pertanian di wilayah ini berkembang dengan baik sehingga patut dikembangkan lagi.

Sebagai contohnya, komoditas kedelai yang profitasnya mencapai 1,9 ton perhektar. Jumlah ini dapat disebut berada diatas rata-rata nasional.

Berita Lainnya  Upaya Tangkal Radikalisme Berkembang di Gunungkidul Dengan Pembentukan Kampung Pancasila

“Kendala terkait kebutuhan air bisa diatasi dengan pemanfaatan pompa air. Dari pemerintah juga memberikan bantuan untuk penyediaan air pertanian,” kata Sugeng.

Pemerintah tengah menggodok strategi dalam peningkatannya, dengan begitu diharapkan bisa mengurangi beban kedelai impor. Kebutuhan kedelai secara nasional mencapai 3 juta ton yang di penuhi dalam negeri hanya kisaran10-20 % selebihnya di penuhi import.

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengapresiasi petani Gunungkidul yang mampu bertahan dalam membangun dan sektor pertanian. Kawasan selatan, selain masuk kluster pariwisata namun harus diimbangi dengan pertanian agar berjalan selaras.

“Potensi pertanian di Gunungkidul yang sangat besar. Jadi ini juga perlu diperhatikan agar semakin berkembang pesat,” jelas Sunaryanta.

Menurutnya untuk memaksimalkan sektor pertanian, perlu adanya pelatihan, pendampingan, dan pangsa pasar yang berkelanjutan. Hal ini menjadi penting agar petani terfasilitasi.

Berita Lainnya  Bantuan Pemerintah Pusat Tak Tepat Sasaran, Kades Nglindur Jadi Sasaran Kemarahan Warganya

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler