Pemerintahan
Lelang Jabatan Kepala Dinas Dibuka, Belasan PNS Sudah Mulai Ancang-ancang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Gunungkidul sudah dibuka sejak tanggal 7 Januari 2020 lalu. Ada belasan pejabat yang mulai berkonsultasi kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul untuk ikut dalam seleksi lelang jabatan tersebut.
Kepala Bidang Mutasi BKPPD Gunungkidul, Agus Sumaryono mengungkapkan, sejak dibukanya pendaftaran, telah ada sejumlah pejabat yang mulai aktif melakukan konsultasi berkaitan dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Dari BKPPD sendiri juga terus memberikan arahan bagi mereka yang berminat mengikuti seleksi kursi pimpinan tinggi pratama ini.
“Sudah ada yang konsultasi, 3 diantaranya bahkan sudah resmi menyerahkan berkas ketentuan,” kata Agus, Jumat (17/01/2020).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, masih ada sedikitnya 10 PNS yang semula berkonsultasi dan menyampaikan minatnya untuk mendaftarkan diri namun hingga sekarang belum menyerahkan berkas. Dimungkinkan, mendekati hari penutupan pendaftaran, akan banyak PNS yang menyerahkan berkas untuk mengikuti lelang jabatan ini.
“Untuk namanya mohon maaf kami belum bisa matur, karena harus ijin ke atasan terlebih dahulu,” terangnya.

Tahun 2020 ini, pemerintah membuka lelang jabatan untuk pada posisi Kepala Kesbangpol, Kepala BKPPD dan Kepala Satpol PP Gunungkidul. Jabatan ini kosong lantaran para pimpinan yang sebelumnya menjabat, dimutasi jelang akhir tahun 2019 lalu serta ada pula yang pensiun.
Adapun berkaitan dengan segala informasi pendaftaran dan tahapan seleksi ini dapat dibuka di website BKPPD Gunungkidul. Pengisian ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sehingga jalannya ketugasan dan pemerintahan tidak terganggu, berkaitan dengan kebijakan yang diterapkan pun nantinya juga kuat.
Beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajad Ruswandono menyampaikan jika pengisian kekosongan jabatan ini nantinya tidak menyalahi aturan dan bupati terhindar dari saksi. Pasalnya belum lama ini, pemkab mendapat himbauan untuk tidak melakukan mutasi pada para pejabat dan PNS lainnta.
“Nanti sebelum pelantikan akan kami konsultasikan dengan Menteri Dalam Negeri, jadi tidak menyalahi aturan,” ucap Drajad.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
