Info Ringan
Lima Macam Gula yang Paling Sering Digunakan
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Semua orang pasti tahu pemanis makanan dan minuman ini. Gula bisa digunakan untuk membuat aneka dessert, minuman segar, aneka jenis kue, bahkan dipakai juga untuk membuat masakan jadi terasa gurih. Namun, jenis gula itu ada banyak sekali dan fungsinya berbeda-beda sesuai jenisnya. Semua gula dibuat dengan cara yang sama, yaitu mengekstraksi sari gula dari sugar beet atau tanaman tebu, dari sanalah baru bisa dibuat berbagai jenis gula. Melalui sedikit penyesuaian dalam proses pembersihan, mengkristalkan, mengeringkan, dan memvariasikan tingkat molase, berbagai varietas gula bisa diciptakan. Kenapa Anda perlu tahu macam-macam gula dan fungsinya? Karena setiap jenis makanan dan minuman harus menggunakan jenis gula yang tepat supaya hasilnya sempurna. Contohnya, es teh yang menggunakan gula pasir dan gula batu akan memiliki rasa yang berbeda, bukan? Nah, berikut ini lima macam gula yang paling sering digunakan.
Gula Pasir/Gula Putih (Granulated/White Sugar)

Inilah benda yang disebut “gula” oleh semua orang. Kalau kita menyebutkan gula, pasti gula yang seperti ini langsung muncul di benak kita. Jenis gula ini bernama gula pasir atau gula putih, dalam bahasa Inggrisnya jadi white sugar atau granulated sugar. Di Asia, gula pasir dibuat dari tebu. Sedangkan di Eropa, gula pasir dibuat dari sugar beet (bit gula). Butiran gula pasir cenderung tengah-tengah, tidak terlalu halus tapi tidak kasar juga. Walaupun bernama gula putih, kadang ada yang warnanya agak kekuningan/kecoklatan. Biasanya gula yang agak kuning/coklat itu lebih murni karena tidak menggunakan pemutih. Fungsi gula putih ini adalah sebagai pemanis minuman (teh, kopi, jus, smoothies, dan lain-lain).
Gula Kastor (Caster Sugar)

Selanjutnya ada gula kastor a.k.a caster sugar. Tapi, orang-orang ada yang menyebutnya juga sebagai baker’s sugar (karena gula ini memang lebih sering dipakai dalam urusan memanggang kue dan roti) dan superfine sugar karena gula ini teksturnya sangat lembut. Memang, gula kastor ini merupakan versi lebih lembutnya lagi dari gula pasir. Tapi, gula kastor berbeda dengan gula bubuk, ya. Tekstur gula kastor itu di antara gula pasir dan gula bubuk, tidak terlalu bubuk tapi tidak terlalu kristal juga. Warna gula kastor itu putih bersih. Karena sifatnya yang mudah bercampur, gula kastor lebih sering digunakan sebagai bahan pemanis dalam adonan kue, pastry, pie, kukis, dan lain-lain.
Gula Batu (Rock Sugar)

Siang-siang paling enak minum es teh pakai gula batu, setuju? Gula batu atau rock sugar merupakan gula pasir yang dikristalkan melalui air yang dipanaskan hingga mencapai kondisi jenuh, lalu menjadi dingin. Gula batu pertama kali dibuat di Iran pada abad ke-9 Masehi. Gula ini jauh lebih sehat daripada gula pasir. Kenapa? Soalnya, gula batu lebih mudah diubah menjadi energi oleh pankreas kita. Perbandingannya, pankreas hanya mampu mengubah ½ sendok gula pasir menjadi energi dalam kurun 140 menit, pankreas dapat mengubah 6 sendok gula batu jadi energi dalam jumlah waktu yang sama. Fungsi gula batu adalah untuk memaniskan minuman.
Gula Merah (Brown Sugar)

Dalam bahasa Inggris gula ini bernama brown sugar, tapi ketika diterjemahkan jadinya gula merah, hihi. Gula ini pembuatannya berbeda dengan gula pasir. Gula merah ditambahkan molase, yaitu produk sampingan dari industri pengolahan gula tebu atau gula bit yang masih mengandung gula dan asam-asam organik. Warna gula merah mirip seperti gula Jawa/palem/aren, yaitu kecoklatan. Gula merah memiliki aroma yang mirip seperti karamel. Rasa gula ini sangat legit tapi tidak semanis gula pasir. Fungsi gula merah adalah untuk membuat kukis yang hasilnya lembut, bukan kukis garing. Kalau kukis yang krenyes-krenyes, itu dibuatnya dengan gula pasir.
Gula Jawa (Gula Merah)

Gula Jawa dibuat dari dari nira pohon palem dan pohon kelapa. Apa itu nira? Adalah cairan/sari manis yang keluar dari tandan bunga kelapa, palem, dan aren. Nira juga cukup dikenal dengan nama legen. Dari nira inilah jenis-jenis gula padat berwarna kecoklatan ini berasal. Gula yang dibuat dari nira kelapa disebut coconut sugar, dari nira palem disebut palm sugar, dan dari nira aren disebut gula aren. Kalau yang campuran nira pohon palem dan pohon kelapa, baru disebut gula Jawa. Pertama-tama, orang menyadap nira dari pohon palem dan pohon kelapa, lalu dimasak dalam wajan besar dengan api besar. Setelah muncul gelembung dan adonan meletup-letup, adonan dimasak sambil diaduk hingga mengental. Jika sudah selesai, adonan akan dicetak dan dibiarkan mendingin dan mengeras.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized4 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
