fbpx
Connect with us

Pariwisata

Miliki Flying Fox Terpanjang se Asia Tenggara, Obyek Wisata di Gedangsari Ini Terbengkalai Tak Terawat

Published

on

Gedangsari,(pidjar.com)–Dua obyek wisata di Gedangsari nampak tak terawat. Keduanya yakni Green Village Gedangsari dan juga Gunung Gentong. Seperti yang diketahui Green Village sendiri terletak di Kalurahan Mertelu, sedangkan Gunung Gentong berada di Kalurahan Ngalang.

Ketika dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, jauh sebelum pandemi dua lokasi wisata tersebut memang sudah tidak beroperasi. Ia memberi contoh seperti misalnya di Green Village Gedangsari memang biaya pemeliharaan cukup mahal. Di sisi lain kapasitas dan juga kemampuan Sumber Daya Manusia juga belum memadai.

“Ditambah masa pandemi ini memang dua lokasi tersebut belum dilakukan simulasi ujicoba wisata di era new normal, hampir tidak ada pengunjung disana,” jelas Hary, Selasa (23/02/2021).

Hary menambahkan, untuk kembali beroperasional dua lokasi tersebut dibutuhkan kesiapan Sumber Daya Manusia, tata kelola dan juga sarana prasarana. Pihaknya akan mengecek kesiapan lokasi tersebut.

“Untuk membuka lokasi tersebut sekitar tahun 2017an memang anggarannya dari hibah gubernur kalau jumlah pastinya kami memang tidak tau hibahnya langsung desa,” kata Hary.

Sementara itu, Lurah Mertelu, Sukirno mengaku tak tahu apa yang menyebabkan lokasi wisata dengan fliying fox paling panjang se Asia Tenggara tersebut menjadi sepi dari pengunjung. Lantaran baru saja menjabat menjadi lurah, Sukirno juga tidak mengetahui berapa anggaran hibah Gubernur untuk membangun lokasi Green Village Gedangsari tersebut.

“Mulai sepi setelah ditarik retribusi dinas, kemudian covid19, akhirnya terbengkalai,” pungkas Sukirno.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler