Connect with us

Peristiwa

Minta Rujuk Ditolak, Sukino Bunuh Diri di Rumah Mantan Istri

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Sukino, warga Padukuhan Karangrejek, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari pada Minggu (04/08/2019) siang tadi nekat melakukan aksi bunuh diri. Duda tersebut meregang nyawa usai meminum cairan yang diduga racun. Aksi tersebut dilakukan oleh pria 54 tahun itu di Padukuhan Ngerboh I, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari diduga kuat lantaran frustasi ditolak oleh sang mantan istri saat mengajak rujuk.

Informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (04/08/2019) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB Sukino datang ke rumah mantan istrinya yakni Suratmi (50) warga Padukuhan Ngerboh 1, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari. Kedatangannya ke rumah keluarga mantan istrinya tersebut untuk mengajak Suratmi untuk rujuk kembali. Sudah 1 tahun terakhir ini keduanya telah memutuskan berpisah.

Namun ternyata Sukino datang tidak dengan tangan kosong. Di saku celananya, telah dikantongi sebuah cairan bewarna kuning yang diduga kuat adalah racun. Kala itu, Sukino juga sempat mengutarakan niatannya kepada keluarga mantan istrinya tersebut, jika sekiranya ajakan rujuk tersebut ditolak ia tidak akan segan melakukan aksi bunuh diri.

Berita Lainnya  Terkendala SDM, Pemkab Belum Bisa Manfatkan Sumber Air Bawah Tanah

“Dari pihak keluarga dan tokoh padukuhan sempat berunding atas niatan Sukino (korban) yang ingin mengajak rujuk mantan istrinya itu. Akan tetapi ternyata niatan itu ditolak oleh Suyatmi,” terang Aiptu Nugroho, Bhabinkamtibmas Desa Piyaman, Minggu siang.

Mendengar jawaban dari mantan istrinya yang tidak mau diajak rujuk kembali, pria yang dikenal sebagai blantik hewan tersebut lantas meminta ijin untuk ke keluar mencari air dengan dalih ingin cuci muka agar lebih segar dan dapat menerima keputusan sang mantan istri. Namun siapa sangka, saat berada di luar rumah Sukino justru melancarkan niatan bunuh dirinya. Cairan bewarna kuning dan benda padat yang berada di kantongnya langsung ia telan.

“Setelah melakukan itu korban berteriak, sontak keluarga di dalam rumah kaget dan berlari. Saat ditemukan kondisinya sudah lemas tapi masih agak sadar,” tambahnya.

Keluarga yang menolong kemudian berusaha mengambil benda padat sisa cairan yang ada lidahnya, akan tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Benda tersebut justru tertelan. Lantaran kondisinya yang terus melemah, Sukino kemudian dilarikan ke PKU Muhammadiyah Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya 15 menit pasca penanganan, racun yang ditelan oleh Sukino telah menyebar dan dirinya dinyatakan meninggal dunia.

Berita Lainnya  Tragis! Suami di Dadapayu Tega Bunuh Istrinya dengan Sebilah Pisau

“Denyut nadi sudah melemah, dari bagian mulut mengeluarkan sisa cairan bewarna kuning. Saat hendak dipasang infus sudah terjadi pembengkakan jadi sulit untuk tertolong,” imbuhnya.

Adapun memang, korban beberapa waktu ini telah pisah dengan istri, anak dan cucunya. Ia seringkali meminta rujuk dengan mantan istrinya namun tak pernah ditanggapi. Beberapa kali pula ia sempat mengancam akan melakukan bunuh diri dan bahkan ingin membunuh anaknya jika permintaan itu terus ditolak. Namun hal itu sering kali dianggap hanya sebagai gertakan saja oleh sang mantan istri.

Ternyata korban sendiri 2 tahun lalu juga pernah akan melakukan bunuh diri namun berhasil digagalkan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar rumahnya. Perangkat Desa Piyaman, Totok Widaryanto membenarkan adanya peristiwa bunuh diri yang terjadi di wilayahnya. Ia juga membenarkan, di mana kedatangan Sukirno ke Padukuhan Ngerboh 1, Desa Piyaman Kecamatan Wonosari untuk mengajak rujuk mantan istrinya. Namun niatan tersebut ternyata ditolak, hingga akhirnya pria 54 tahun tersebut justru nekat menenggak cairan yang diduga racun itu.

Berita Lainnya  Rusak Rumah Saat Tagih Hutang, Petugas Koperasi Plecit Dikepung dan Dimassa Warga

“Sudah ditangani medis tapi dinyatakan meninggal dunia. Korban sudah sering melakukan percobaan bunuh diri,” ujar dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler