Peristiwa
Ngaku Khilaf, Tukang Pangkas Rambut Pelaku Peremasan Payudara Pemotor Wanita Terancam Penjara 9 Tahun
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–RHN (35) warga Padukuhan Mojosari, Desa Playen, Kecamatan Playen pelaku pencabulan dengan cara meremas payudara kepada polisi mengaku khilaf dan baru pertama kali melakukan perbuatannya tersebut. Pengakuan tersebut hingga saat ini masih terus dikembangkan oleh penyidik dari Polres Gunungkidul yang hingga saat ini masih terus melakukan pemeriksaan intensif kepada pelaku. Atas pebuatannya tersebut, pelaku bahkan terancam hukuman hingga 9 tahun penjara.
Untuk sementara, aparat kepolisian yang menangani kasus tersebut menjerat RHN dengan pasal 281 mengenai asusila. Atas jeratan pasal tersebut, RHN terancam hukuman pidana penjara 2 tahun 8 bulan. Namun polisi masih melakukan pengembangan untuk menyelidiki apakah ada unsur kekerasan yang dilakukan RHN kepada PAS (19) warga Kabupaten Bantul yang menjadi korbannya. Jika nantinya ada bukti kekerasan, pelaku bisa dijerat dengan pasal 289 yang ancaman hukumannya cukup berat yaitu maksimal 9 tahun penjara.
Informasi yang berhasil dihimpun oleh pidjar-com-525357.hostingersite.com, pelaku diketahui berprofesi sebagai tukang pangkas rambut di sebuah salon di Kota Jogja. Hampir setiap hari pria beranak satu yang masih bayi tersebut menyusuri Jalan Jogja-Wonosari untuk bekerja lantaran selama ini tinggal di Kecamatan Playen. Pada saat kejadian, Selasa (22/01/2018) petang kemarin, RHN dalam perjalanan pulang seusai bekerja. Di tengah perjalanan, pelaku tertarik saat berada di belakang korban yang juga tengah dalam perjalanan setiba di Sambi Pitu, Desa Bunder, Kecamatan Patuk. Pelaku pun lantas membuntuti korban. Sesampai di kawasan Hutan Tleseh, Desa Gading, Kecamatan Wonosari, RHN lalu memepet korban dan meremas payudara kanan korban menggunakan tangan kirinya. Puas melakukan perbuatan tersebut, RHN kemudian tancap gas dan pulang ke rumahnya.
Ia tak menyadari bahwa perbuatannya tersebut telah diendus oleh Tim Cyber Polres Gunungkidul pasca postingan salah seorang kerabat korban terkait kejadian tersebut viral di media sosial. Baru setelah kemudian korban secara resmi melapor ke SPKT Polres Gunungkidul pada Rabu (23/01/2018) dini hari, polisi pun bergerak mendatangi kediaman RHN. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan langsung digiring ke Mapolres Gunungkidul untuk dilakukan pemeriksaan.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady menyatakan bahwa dalam pemeriksaan, RHN telah mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku khilaf dan baru pertama kali melakukan perbuatannya. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan memproses perbuatan tersebut secara hukum. Hingga saat ini pelaku masih ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Gunungkidul.

“Pengakuan-pengakuan dari pelaku ini sampai sekarang masih terus kita kembangkan,” beber Ahmad.
Sebagai informasi, kasus pelecehan seksual semacam ini merupakan kasus pertama yang dilaporkan secara resmi ke Polres Gunungkidul. Sebelumnya sempat ada 1 orang pelaku pelecehan yang diamankan di Karangmojo namun saat itu yang bersangkutan merupakan pelaku penjambretan namun juga disertai pelecehan seksual.
Diberitakan sebelumnya, RHN ditangkap oleh aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Gunungkidul pada Rabu dinihari tadi. Pelaku ditangkap setelah melakukan peremasan payudara kepada PAS di kawasan Hutan Tleseh saat melaju menggunakan sepeda motor pada Selasa petang kemarin sekitar pukul 18.30 WIB.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
