Pemerintahan
Pembangunan Kantor BPBD Dilanjutkan, Pemerintah Gelontorkan Anggaran 2,78 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sempat tertunda lantaran adanya kebijakan refocussing anggaran untuk penanganan covid19, proyek pembangunan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul akhirnya dilanjutkan. Gedung yang dibangun di kompleks Siraman ini memang baru dibangun separuh jalan. Adapun untuk tahun 2021 ini, akan dilakukan finishing bangunan tahap 1 dan pembangunan unit pengendalian dan operasi untuk kebencanaan.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Agus Subaryanto menjelaskan, untuk penyelesaian pembangunan gedung BPBD Gunungkidul tersebut, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 2,78 miliar. Saat ini proses pengerjaannya sendiri telah dimulai sejak tanggal 23 Juli 2021 lalu. Untuk proyek sendiri direncanakan akan rampung pada 150 hari kerja.
“Saat ini sudah mulai proses pengerjaan penyelesaian gedung tersebut,” kata Agus Subaryanto, Rabu (01/09/2021) sore.
Menurutnya, pembangunan gedung BPBD tahap II ini memang untuk finishing pengerjaan pada tahap I. Sebab pada tahun anggaran yang lalu, masih ada beberapa yang belum tercover anggaran sehingga memang harus dilanjutkan pada tahap II. Kemudian ditambah lagi dengan pembangunan kantor unit pengendalian dan operasi untuk kebencanaan.
“Gedung ini dibangun lebih representatif untuk menunjang petugas BPBD dalam menjalankan ketugasan mereka.” papar Agus.

Gedung BPBD Gunungkidul menjadi gedung perkantoran pertama yang dibangun di kompleks Siraman ini. Kompleks Siranaman sendiri memang direncanakan akan menjadi kawasan perkantoran terpadu Pemkab Gunungkidul. Yang mana seluruh gedung kantor pemerintahan akan dibangun di kawasan tersebut. Namun demikian, rencana ini diperkirakan akan molor dari jadwal lantaran terjadinya pandemi covid19. Hingga saat ini, baru gedung BPBD Gunungkidul yang bisa terealisasi pembangunannya.
Disinggung mengenai usulan tahun anggaran mendatang gedung apa yang akan dibangun di kawasan tersebut, Agus mengatakan jika saat ini belum ada yang akan dibangun oleh pemerintah. Pihaknya masih menunggu kelanjutan dari rencana yang sudah ada.
“Belum ada, masih sebatas penyiapan lahan,” ujarnya.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
