Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Godok Pembangunan Embung Raksasa di Dadapayu

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Harapan warga Kecamatan Semanu dan sekitarnya untuk mengatasi permasalahan air yang selama ini sering terjadi terutama ketika musim kemarau tiba nampaknya mulai terbuka lebar. Pemerintah saat ini tengah menggagas pembangunan sebuah embung raksasa di Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu. Rencananya, embung yang memanfaatkan sumber air dari Bribin ini tak hanya akan memenuhi kebutuhan air bagi kehidupan masyarakat namun juga bisa digunakan untuk hal lain, seperti misalnya pertanian.

Namun meski telah digagas sejak akhir 2017 silam, proyek pembangunan embung raksasa yang diperkirakan menelan dana hingga 8 miliar ini masih belum bisa dilakukan. Masalah birokrasi terkait penganggaran menjadi kendala utama mandegnya proses pembangunan.

Berita Lainnya  Minta Kades Balong Tak Mundur Atas Dasar Tekanan Warga, Solidaritas Kades Gunungkidul Berikan Dukungan Moril

Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno menjelaskan, hingga saat ini proyek pembangunan embung raksasa di Desa Dadapayu memang masih belum bisa dilakukan. Pasalnya, proyek tersebut masih belum masuk ke dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Berkaitan dengan proyek pembangunan, pihaknya sendiri telah mengajukan anggaran senilai 8 miliar. Namun sementara, baru direalisasikan sebesar Rp 3 miliar untuk pembebasan lahan.

“Proposal untuk pembebasan lahan telah dimasukan ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tinggal menunggu tindak lanjut dari Pemkab,” kata Suharno, Rabu (27/06/2018) siang.

Mengingat betapa pentingnya keberadaan embung ini bagi masyarakat setempat, Suharno menyatakan akan mendorong agar proyek bisa segera dieksekusi. Pengoptimalan sumber air bersih bisa menjadi solusi konkrit bagi permasalahan kekeringan yang selama ini membelenggu masyarakat Gunungkidul.

Pembangunan embung sendiri menjadi salah satu realisasi dari program airisiasi yang menjadi tahap awal pipanisasi. Yang pertama adalah mempersiapkan airnya, baru kemudian menyalurkannya ke masyarakat.

Berita Lainnya  Capaian Vaksin Booster di Gunungkidul Rendah, Dinkes Sebut Masyarakat Sudah Jenuh

"Kalau begitu harusnya bisa untuk anggaran perubahan, jangan sampai anggaran mangkrak," ujarnya, Rabu (27/6).

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanta membenarkan perihal belum mulai dibahasnya proyek pembangunan embung Dadapayu. Menurut Sri, proyek tersebut masih dalam tahap pembahasan dan pengkajian oleh Pemkab Gunungkidul.

Ia beberkan lebih lanjut, penggodokan terus dilakukan guna nantinya proyek ini bisa berimbas maksimal. Imbas maksimal yang dimaksud oleh Sri adalah bagaimana caranya nanti embung ini tidak hanya berdampak positif bagi pemenuhan kebutuhan air warga sekitar, namun juga bisa berdampak ke seluruh Gunungkidul.

“Jadi memang perlu pembahasan matang untuk pengoptimalan potensinya,” beber dia.

Berita Lainnya  Dana Desa Untuk Gunungkidul Tembus 142 Miliar, 14 Desa Ini Dapat Tambahan Jatah

Pemkab Gunungkidul sendiri memang cukup concern dengan program ketersediaan air bersih dan pengentasan kekeringan yang selama ini menjadi masalah utama masyarakat Gunungkidul. Pihaknya terus mendorong optimalisasi PDAM Tirta Handayani dalam terus meningkatkan jangkauan pelayanan.

Setiap tahunnya, Pemkab menganggarkan dana sebesar Rp 3,5 miliar guna menyasar lebih dari 1600 sambungan rumah PDAM Tirta Handayani.

“Kita terus mendukung langkah-langkah antisipasi kekeringan,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler