Pemerintahan
Percepatan Vaksinasi Pelajar Untuk Menyambut PTM Terbatas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sudah setahun lebih para pelajar melakukan pembelajaran dari rumah akibat adanya pandemi covid19. Berbagai macam kebijakan dikeluarkan untuk menurunkan penularan covid19 di daerah agar pembelajaran tatap muka kembali digelar, seperti PPKM Darurat berlevel dan percepatan vaksinasi bagi pelajar serta tenaga pendidik.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Sudya Marsita, mengungkapkan jika pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah DIY dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Dalam sisi kesiapan, ia menyampaikan jika hampir semua sekolah di bawah naungannya siap untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
Namun sesuai dengan aturan, ia belum dapat memastikan kapan pembelajaran tatap muka akan dimulai lantaran masih menunggu keputusan pemerintah pusat dan provinsi, selain itu masih dilaksanakannya PPKM Darurat level 4 di DIY belum memperbolehkan pembelajaran tatap muka.
“Sekarang masih pembelajaran jarak jauh ya, dilakukan online sesuai dengan aturan di wilayah PPKM level 4,” kata Sudya Marsita, Minggu (05/09/2021).
Selain itu ia menilai kesiapan sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka sudah terbuang di Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi Covid19. Menurutnya, semua sekolah di Gunungkidul telah menyesuaikannya dengan aturan tersebut.
“Yang disiapkan sesuai SKB 4 Menteri dan semua sekolah sudah siap dari segala aspek yang dibutuhkan dalam pembelajaran tatap muka di tengah pandemi,” jelas Sudya Marsita.
Beberapa poin yang tertulis di dalam aturan tersebut ialah misalnya sebelum dan sesudah pembelajaran berlangsung pihak sekolah melakukan desinfeksi sarana prasarana dan lingkungan sekolah. Memastikan dan selalu memeriksa kecukupan cairan desinfeksi, sabun cuci tangan, dan air bersih.
Melakukan pemantauan kesehatan terhadap seluruh warga sekolah. Selain itu jarak para siswa saat didalam ruangan, maupun sedang mengantri, diberikan jarak minimal 1,5 meter. Serta sekolah memastikan siklus udara di ruangan dapat berjalan dengan lancar.
Saat disinggung mengenai vaksinasi bagi pelajar, Sudya belum mendapatkan data terbaru berapa pelajar yang telah divaksin. Hal itu lantaran pihaknya hanya menyediakan data jumlah pelajar yang menjadi sasaran vaksinasi, sedangkan pelaksanaannya berada di pihak sekolah dan Dinas Kesehatan Gunungkidul.
“Kalau jumlah pelajarnya kemarin ada sekitar 16.000, itu belum termasuk yang dari madrasah. Dalam vaksinasi kami hanya menyediakan data sasarannya,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, Dinas Kesehatan terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi covid19 untuk remaja atau pelajar untuk sebagai penunjang pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
Menurut dia, animo pelajar untuk mengikuti vaksinasi cukup tinggi harapannya jika capaian vaksin pelajar tinggi Kabupaten Gunungkidul bisa mendapat lampu hijau untuk PTM. Sampai pekan lalu, data terlaporkan 11,8 persen pelajar sudah melakukan vaksin covid19.
“Cukup tinggi untuk minat pelajar untuk mendapatkan vaksin. Kendalanya kemarin kan semua pelajar harus sinovac jenis vaksinnya, sempat kehabisan jadi harus kerjasama dengan instansi lain seperti TNI, Polri dan lainnya,” ucap Dewi Irawaty.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
