Connect with us

Pemerintahan

Perda Disahkan, Ini Sederet Fasilitas Wah Yang Akan Didapat Petinggi PDAM Tirta Handayani

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gunungkidul nomor 9 tahun 2019 dan nomor 10 tahun 2019 telah diketok oleh DPRD Gunungkidul sejak beberapa waktu lalu. Saat ini sebelum nantinya mulai diterapkan, Perda 9 dan 10 Tahun 2019 tentang BUMD Tirta Handayani dan penyertaan modal dari Pemkab Gunungkidul kepada PDAM Tirta Handayani ini mulai disosialisasikan kepada masyarakat. Bagian Hukum dan Sekretariat Kabupaten Gunungkidul sendiri telah mengupload kedua Perda ini ke web resmi Bagian Hukum Setda Gunungkidul pada Jumat (04/10/2019) pagi tadi sehingga bisa diakses masyarakat.

Perda Nomor 9 dan 10 Tahun 2019 Kabupaten Gunungkidul ini sendiri memang bisa disebut sebagai berkah untuk PDAM Tirta Handayani. Selain mendapatkan penyertaan modal dengan nilai yang cukup besar, yakni 4,5 miliar, dalam Perda ini juga mencantumkan sejumlah fasilitas yang didapat oleh jajaran Direksi perusahaan plat merah ini. Tentunya dengan jabatan yang disandangnya, para petinggi di PDAM Tirta Handayani bakal mendapatkan fasilitas yang wah. Mulai dari gaji besar hingga mobil dinas serta rumah.

Berita Lainnya  Bangun Mini Zoo di Panggang, Pemerintah Anggarkan 40 Miliar

Sebagai penjelasan, Perda nomor 9 tahun 2019 sendiri mengatur mengenai Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Handayani. Di dalamnya memuat mengenai tugas dan fungsi PDAM Tirta Handayani, tata kelola, hingga berkaitan pula dengan tunjangan dan honor yang diberikan kepada pegawai, dewan pengawas, hingga jajaran Direksi mulai dari Direktur Utama, Direktur Umum, Direktur Teknik dan beberapa jabatan penting lainnya.

Adapun dalam peraturan tersebut juga tercantum, gaji Direksi sendiri telah ditentukan prosentasenya. Direktur utama diberikan gaji 2,5 kali lipat dari penghasilan tertinggi pegawai di perusahaan tersebut. Kemudian untuk anggota direksi paling tidak mendapatkan 90 persen dari penghasilan Direktur Utama. Rincian dari penghasilan ini tercantum pada pasal 46 Perda Nomor 9 Tahun 2019.

Tak hanya itu, sejumlah tunjangan hingga fasilitas lainnya pun juga didapatkan oleh mereka yang duduk dikursi jajaran direksi. Mulai dari tunjangan kinerja, anak dan istri, tunjangan jabatan dengan besaran 1 kali gaji pokok, tunjangan hari raya, tunjangan kesehatan baik pribadi maupun anak dan istri. Selain duduk di kursi empuk dengan gaji berlimpah, juga mendapatkan sejumlah fasilitas mulai dari mobil dinas, rumah dinas dengan segala fasilitas atau bahkan dana pengganti rumah sewa. Nantinya nilai dari fasilitas ini disesuaikan dengan kemampuan PDAM Tirta Handayani.

“Untuk Perda yang berkaitan dengan PDAM dan Penyertaan Modal sendiri sudah disepakati dan disahkan. Jumat (04/010/2019) ini mulai kami sosialisasikan,” kata Miksan, Kepala Bagian Hukum Setda Gunungkidul, Jumat siang.

Tentunya ada harapan besar dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkaitan dengan adanya Perda ini. Diharapkan nantinya kinerja PDAM Tirta Handayani bisa digenjot mulai dari kualitas pelayanan hingga pemerataan saluran air bersih. Paling tidak, masyarakat dapat menikmati hak mereka dalam mendapatkan air dan pelayanan yang baik.

Berita Lainnya  Pemenang Lelang Hanya Itu-itu Saja, Perparkiran di Gunungkidul Dikuasai Mafia?

Sementara untuk Peraturan Daerah nomor 10 tahun 2019 berkaitan dengan Penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Tahun ini sendiri terdapat 4,5 miliar rupiah penyetaraan modal yang diberikan oleh pemerintah untuk memberikan peningkatan kapasitas dan pelayanan.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Isnawan Fibriyanto saat dikonfirmasi berkaitan dengan besaran gaji dan fasilitas yang didapat jajarannya dengan pemberlakuan Perda ini enggan berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan jika untuk gaji sendiri 2,5 kali penghasilan dari pegawai tertinggi.

Dengan adanya Perda yang telah disepakati oleh legislatif dan eksekutif ini, dijanjikan bahwa PDAM Tirta Handayani akan meningkatkan kualitas dan peningkatan kapasitas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Berita Lainnya  Besaran Bantuan Pangan Non Tunai Dinaikkan, Segini Yang Diterima Masyarakat

“Untuk penghasilan sendiri itu kan sudah diatur dari SK Bupati Gunungkidul,” tutup dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler