Politik
Pilkada Tinggal 14 Hari Lagi, Begini Kesiapan KPU dan Bawaslu Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kontestasi Pilkada Gunungkidul akan segera terlaksana 14 hari kedepan. Sejumlah pihak, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) saat ini tengah melaksakan sejumlah persiapan demi terselenggaranya pemilihan Bupati maupun wakil Calon Bupati.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani memamaprkan saat ini pihaknya telah memulai melakukan pelipatan surat suara. Pelipatan sendiri sudah dimulai sejak Selasa (24/11/2020) kemarin dengan melibatkan ratusan warga.
“Untuk pelipatan ini dijadwalkan tiga hari sampai besok tanggal 25, awalnya kami melibatkan 100 tenaga pelipat yang dibagi menjadi 5 kelompok dengan target 2ribu orang per hari. Tapi karena tidak sesuai target kami tambah 20 tenaga yang dibagi menjadi enam kelompok,” papar Hani, Rabu (25/11/2020).
Ia menambahkan, adapun surat suara yang diharuskan untuk dilipat berjumlah 617.748 lembar. Sebelumnya para tenaga lipat juga sudah melewati screening dari Badan Pengawas Pemilu Gunungkidul untuk memastikan tidak ada kecurangan di saat proses pelipatan.
“Jam kerja mereka dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Kami pastikan dalam bekerja mereka menerapkan protokol kesehatan,” ujar Hani.

Proses pelipatan ini secara ketat juga diawasi langsung baik dari KPU, Bawaslu, TNI maupun Polri. Mekanismenya pun juga harus melewati sejumlah prosedur seperti peserta pelopat surat suara yang masuk ataupun keluar lokasi akan ada sejumlah screening.
“Mereka diteliti dulu sebelum masuk ataupun keluar dari lokasi. Untuk memastikan tidak ada kecurangan di dalamnya,” tandas Hani.
Terpisah Komisioner Bawaslu, Rosita mengatakan, menjelang terlaksananya Pilkada pihaknya berencana akan menyelenggarakan sejumlah Bimtek. Adapun Bimtek ini akan diberikan kepada jajaran Panwascam maupun PPD untuk peningkatan kapasitas.
“Intinya kami sudah mengantongi sejumlah evaluasi pada simulasi pencoblosan kemarin. Evaluasi itu akan jadi materi bimtek kepada rekan-rekan Panwascam maupun PPD,” ujar Rosita.
Pihaknya juga akan melaksanakan rapid tes terhadap Panwas TPS pada 26 November mendatang. Rapid tes ini dilalukan untuk memastikan bahwa para PTPS dalam kondisi sehat.
“Sebelum mereka mengawasi protokol kesehatan dan juga pelaksanaan pencoblosan di TPS mereka harus kami pastikan sehat dulu,” tandas Rosita.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
