Connect with us

Pemerintahan

PPKM Darurat Diterapkan, Pemerintah Percepat Pencairan Bantuan Untuk Puluhan Ribu KK

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Merespon adanya kebijakan PPKM Darurat dari tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021 mendatang, pemerintah akan mempercepat penyaluran program bantuan sembako bagi keluarga penerima manfaat (KPM) pemegang kartu bantuan. Usulan percepatan penyaluran bantuan sendiri telah di acc oleh Kementerian Sosial. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih menunggu informasi lanjutan perihal teknis percepatan penyaluran bantuan tersebut.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengungkapkan, berkaitan dengan percepatan penyaluran bantuan memang sudah diusulkan. Pemerintah kabupaten sekarang tengah menunggu informasi resmi perihal teknis penyaluran seperti kapan bantuan mulai disalurkan dan mekanismenya akan seperti apa.

“Bantuan sembako ini dulunya bantuan pangan non tunai, kemudian berubah nama. Untuk daftar KPMnya tetap sama kok,” ucap Hendro, Senin (05/07/2021).

Ia menjelaskan, pada PPKM Darurat tentu untuk penyaluran nantinya akan menyesuaikan protokol kesehatan serta ketentuan yang berlaku. Kerjasama dengan warung penyedia tentunya akan dilakukan agar KPM bisa tertib saat pengambilan dan mencegah kerumunan terjadi.

Berita Lainnya  Digelontor 6 Miliar, Pemkab Rencanakan Bangun Pasar Legundi Jadi Megah

“Kita masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Pun demikian dengan jadwal penyalurannya,” imbuh dia.

Di Gunungkidul sendiri ada 82.712 KPM yang masing-masing mendapatkan kuota belanja sembako di warung yang telah ditentukan sebesar 200.000 setiap bulannya. Data ini menurutnya dapat berubah, seiring dengan verifikasi yang dilakukan.

“Mei dan Juni sudah diterimakan. Yang Juli ini rencananya yang akan dipercepat,” jelas Hendro.

Selain bantuan sembako, ada juga bantuan PKH untuk keluarga miskin dengan beberapa komponen yang anak sekolah, lansia, dan lainnya. Masing-masing KPM jumlah bantuan yang diterima cukup beragam dari kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

“Kalau PKH setiap triwulan penyalurannya. Ada 59.297 KPM di Gunungkidul dan sudah kami lakukan penyaluran triwulan kedua,” tandas dia.

Berita Lainnya  Dianggap Terlalu Menyita Waktu Guru, Format Rencana Pembelajaran Bakal Dipangkan

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler