event
PT Charoen Pokphand Gelar Buka Bersama PWI DIY
Jogja ,(pidjar.com)–Menyongsong keberkahan bulan suci Ramadan 1447 H, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CP) Food Division menggelar acara “Buka Puasa Bersama” bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini digelar di Loman Park Hotel Yogyakarta, Minggu sore (8/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara sektor industri pangan dengan insan pers sebagai pilar informasi publik.
Communication & Public Affair Coordinator PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Gun Affandy, menyampaikan bahwa media memiliki peran krusial dalam mengedukasi masyarakat, terutama terkait isu ketahanan pangan dan perkembangan industri makanan di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan media dan PWI DIY yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik,” ujar Gun Affandy di sela-sela acara.
Ketua PWI DIY, Hudono, dalam sambutannya, sangat menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang ramah tamah, melainkan pintu masuk bagi kerja sama yang lebih konkret di masa depan, termasuk potensi pemberdayaan ekonomi melalui produk-produk CP Food (Fiesta).

“Kami sangat berterima kasih atas agenda ini. Ke depan, PWI DIY melalui koperasi bisa bekerja sama menjualkan produk Fiesta. Kami juga membuka kesempatan bagi teman-teman wartawan yang ingin mulai berbisnis produk ini,” ungkap Hudono.
Suasana religius semakin kental dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Bagus Tris Sutrisno. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa esensi takwa dalam puasa adalah self-regulation atau kesadaran diri atas pengawasan Tuhan. Hal ini, menurutnya, sangat relevan dengan etika profesi wartawan dalam menyaring informasi.
“Takwa itu kesadaran diri bahwa kita dalam pengawasan Illahi. Ini penting supaya kita tidak sembarangan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik atau diam dan juga harus jujur menyampaikannya, baik di dalam bisnis dan memberikan informasi,” pesan Ustadz Bagus.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, Kepala Dinas Kominfo DIY, Sri Surya Widati Idham Samawi, Ketua IKWI DIY dan 50 wartawan yang merupakan jajaran pengurus PWI DIY periode 2025-2030 serta jajaran manajemen tim Fiesta.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan santap buka puasa bersama, menandai semangat kebersamaan di awal Ramadan tahun ini. Sinergi antara PT Charoen Pokphand dan PWI DIY diharapkan terus berlanjut demi mendukung pertumbuhan industri food processing dan ekonomi daerah di Yogyakarta. (Rosa)
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
