Connect with us

Peristiwa

Pukuli Korban Kecelakaan, Gerombolan Pemuda Arogan Nyaris Diamuk Warga

Diterbitkan

pada

Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Padukuhan Cekel-Temanggung, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari dibuat resah dan jengkel dengan ulah gerombolan pemuda yang hendak berwisata ke obyek pantai selatan Gunungkidul. Gerombolan pemuda tersebut membuat onar di kawasan JJLS pada Minggu (04/11/2818) siang tadi. Mereka secara brutal memukuli rombongan lainnya yang melintas di jalur tersebut.

Kekesalan warga sempat memuncak sehingga akhirnya bahkan sejumlah warga membunyikan kentongan. Beruntung kericuhan antara warga dengan gerombolan pemuda itu bisa dicegah berkat tindakan cepat dari aparat kepolisian serta warga lainnya.

Kapolsek Saptosari, AKP Wijayadi memaparkan kericuhan tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Saat itu sejumlah anak muda yang mengendarai beberapa sepeda motor melintas di JJLS hendak kembali ke Yogyakarta usai berwisata ke kawasan pantai selatan. Sesampai di Padukuhan Cekel-Temanggung, rombongan ini berpapasan dengan sejumlah pemuda lain yang melaju dari arah Jogja menuju arah Baron.

Berita Lainnya  Ditinggal Bermain Air, Bocah Belasan Tahun Kehilangan Motor

Masalah mulai muncul saat dalam papasan itu, terdapat kendaraan yang saling bersenggolan sehingga mengakibatkan kecelakaan. Dua motor yang melaju dari arah Baron menuju Jogja terjatuh di jalanan. Sayangnya, bukannya terhenti untuk menolong korban yang terjatuh, namun gerombolan pemuda yang melaju dari arah Jogja justru memaki-maki korban. Tak hanya itu, beberapa dari gerombolan wisatawan itu juga melontarkan beberapa pukulan ke korban kecelakaan.

Warga setempat yang mengetahui keributan di pinggir jalan itu lantas berusaha mendekat untuk melerai keributan yang terjadi. Namun kemudian, para pemuda itu sempat melawan warga. Lantaran jengkel, sejumlah warga lainnya membunyikan kentongan untuk mengumpulkan warga.

Melihat warga yang mulai bermunculan, rombongan yang hendak menuju pantai itu satu persatu melarikan diri.

Berita Lainnya  Data BPS, Pengangguran di Gunungkidul Bertambah 2000 Orang

“Banyak warga yang langsung berkerumun. Takutnya semakin membahayakan korban dan warga lain, jadi dilerai dan mereka melarikan diri,” kata AKP Wijayadi, Minggu petang.

Warga berkerumun di tepi jalan

Warga setempat juga berinisiatif melaporkan kejadian ini ke anggota polisi. Jajaran Polsek Saptosari yang dipimpin oleh KaSPK Polsek Saptosari Aiptu Ilyas dan Bhabinkamtibmas Desa Jetis Bripka Giyarto bergerak ke lokasi keributan untuk melakukan pengamanan terhadap para pemuda yang memicu keributan itu. Setibanya di lokasi, sudah banyak warga yang berkerumun dan memberikan pertolongan pada korban kecelakaan.

“Petugas di lapangan langsung membubarkan warga yang semakin banyak berkerumun di pinggir jalan agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah dia.

Tak berselang lama sejumlah pemuda yang hendak kembali ke Jogja lantas digiring ke Mapolsek Saptosari untuk dimintai keterangan terkait keributan yang terjadi. Selain itu, petugas juga menghimbau pada masyarakat maupun para pemuda untuk tidak gegabah dalam melakukan tindakan. Masyarakat dihimbau juga untuk tidak terpancing dengan kondisi yang berkembang.

Berita Lainnya  Kasus DBD di Gunungkidul Naik 2 Kali Lipat, Dinkes Imbau Masyarakat Tanam Tumbuhan Pengusir Nyamuk

“Kami mintai keterangan dari korban dan saksi-saksi. Untuk tindakan lanjutan, dari pihak korban tidak berkenan melaporkan kejadian ini, sehingga selesai sampai di sini. Himbauan kamtibmas tentu kami sampaikan,” tambah dia.

Adapun korban yang mengalami luka akibat terjatuh yakni Diki Setiawan (19) pengendara honda Beat nopol AB 5473 VE, yang mengalami luka lecet dibagian wajah, dan Muhammad Nazul (18) pengendara sepeda motor Vario nopol AB 6241 XY mengalami luka lecet di bagian kaki. Sementara dua pembonceng dari masing-masing kendaraan tidak mengalami luka-luka.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler