Sosial
Ramai-ramai Menikah Pada Tanggal Cantik di Bulan Februari
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Fenomena tanggal cantik masih terus diminati oleh masyarakat untuk melangsungkan momen penting dalam hidup mereka. Seperti di bulan Februari 2020 ini yang dibanjiri tanggal cantik, banyak dipilih oleh masyarakat untuk melangsungkan pernikahan. Setelah sebelumnya pada 2 Februari 2020 silam di mana ada puluhan pasangan di Gunungkidul yang melangsungkan pernikahan, pada Kamis, 20 Februari 2020 ini, kembali ada puluhan pasangan yang menyatakan janji suci mereka di hadapan penghulu. Maraknya acara pernikahan sendiri diperkirakan akan kembali terjadi pada tanggal 22 Februari 2020 mendatang di mana juga merupakan tanggal cantik.
Kepala Seksi Bimas Islam, Kantor Kementerian Agama Gunungkidul, Supriyanto menjelaskan, pihaknya memang mengalami peningkatan pengajuan permohonan menikah pada bulan Februari 2020 ini. Jumlah permohonan sendiri diakuinya melonjak cukup tinggi pada tanggal-tanggal cantik yang banyak ditemui pada bulan Februari. Seperti pada hari ini, 20-02-2020, sejumlah Kantor Urusan Agama di beberapa kecamatan cukup ramai oleh pasangan yang menikah. Tak hanya itu, para petugas penghulu menyebar ke rumah masing-masing mempelai maupun gedung pertemuan, lantaran permintaan masyarakat yang ingin melakukan ijab sah di lokasi yang mereka inginkan.
“Memang beberapa yang cukup ramai tapi ada juga yang kosong karena tidak ada yang mengajukan permohonan pernikahan,” kata Supriyanto, Kamis sore.
Total, Kemenag Gunungkidul hari ini menikahkan 46 pasangan. Adapun rinciannya adalah di Kecamatan Wonosari 2 pasangan; Playen sebanyak 8 pasang; Semanu 1 pasang; Ngawen ada 3 pasang; Nglipar 3 pasang; Ponjong 5 pasang; Tepus sebanyak 2 pasang serta Rongkop yang ada 2 pasang. Kemudian Patuk ada 1 pasang; Panggang 4 pasang; Gedangsari sebanyak 6 pasang; Tanjungsari 3 pasang; Karangmojo 3 pasang, dan di Kecamatan Semin ada 3 pasang.
“Data ini kami peroleh dari masing-masing KUA. Setiap tahun memang seperti ini kalau tanggalnya dianggap cantik atau bagus pasti banyak permohonan.” tambahnya.

Di bulan Februari ini ada 3 tanggal yang dianggap cantik yakni 02-02-2020, 20-02-2020, dan tanggal 22-02-2020 yang akan jatuh pada hari Sabtu esok. Pada tanggal 22 besok, sudah ada belasan pasangan yang berencana melangsungkan pernikahan pula.
Data yang masuk ada 1 pasang di Panggang, 1 pasang di Nglipar, Purwosari 1 pasang, Ngawen 3 pasang, Semin 1 pasang, Playen 1, Rongkop 2 pasang, Patuk, 1 dan Wonosari 1 pasangan.
Sementara itu, Kepala KUA Semin, Harsono memaparkan, memang ditanggal-tanggal cantik selalu ramai pemohon pernikahan. Tak hanya pada tanggal cantik saja sebenarnya, beberapa pasangan juga sering menggunakan hitungan jawa untuk mencari bulan yang bagus dalam melangsungkan pernikahan mereka.
Misalnya pada bulan-bulan tertentu sehabis lebaran dan bulan hitungan jawa lainnya, masyarakat yang ingin melangsungkan pernikahan pun tentu akan melonjak drastis. Dalam sehari tak cukup 1 sampai 3 yang melangsungkan ijab kobul di KUA maupun rjmab masing-asing, bahkan bisa mencapai belasan.
“Ya memang ramai untuk bulan-bulan tertentu,” ujar dia beberapa waktu lalu.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
