Pemerintahan
Ribuan Bidang Tanah SG di Gunungkidul Akan Bersertifikat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana (Dinas Pertanahan dan tata Ruang) Gunungkidul selama ini telah melakukan inventarisasi tanah Kasultanan atau Sultan Ground. Terdapat kurang lebih 4.016 bidang tanah Kasultanan yang tersebar di wilayah Gunungkidul dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan masyarakat. Adapun dari jumlah tersebut masih ada sebagian yang belum didaftarkan untuk mendapatkan sertifikat SG.
Kepala Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana Gunungkidul, Winaryo mengatakan sejak beberapa tahun silam pihaknya melakukan pendataan, pengukuran, dan pendaftaran sertifikat untuk tanah kasultanan di Gunungkidul. Adapun tahun 2021 mendatang ditargetkan pendaftaran sultan ground tersebut selesai. Sehingga saat ini pihaknya melakukan percepatan pengukuran dan pendaftaran. Tahun 2020 ini, pemerintah telah melakukan pengukuran sebanyak 500 bidang tanah kasultanan di 25 Kalurahan.
“Kita melibatkan sejumlah unsur dari Kalurahan dan lainnya,” terang dia Winaryo, Kamis (19/11/2020).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, target terakhir pendaftaran di 2021 mendatang sebanyak 1.107 bidang tanah kasultanan. Berdasarkan inventarisasi yang dilakukan oleh pemerintah, tanah kasultanan dimanfaatkan oleh warga untuk berbagai keperluan. Mulai dari makam, telaga, tempat ibadah, dan kawasan wisata.
“Tahun 2021 mendatang kami mendapatkan anggaran dari Dana Keistimewaan. Dimana nantinya anggaran tersebut sebagian untuk pendaftaran tanah Sultan ground dan pengukuran tanah kalurahan,” imbuhnya.

Disinggung mengenai proyek pengadaan tanah di Gunungkidul ia mengungkapkan, tahun 2020 lalu pemerintah telah melakukan pembebasan lahan untuk puskesmas Saptosari dan pengadaan untuk PDAM. Kemudian tahun 2021 mendatang, hanya ada satu program pembebasan lahan yaitu untuk pengembangan SMP N 5 Panggang yang menggunakan APBD GUnungkidul.
“Tahun 2020 ini sudah selesai karena pengadaan di triwulan pertama sebelum adanya covid-29 dan refocusing anggaran. Kemudian untuk tahun 2021 mendatang kita hanya ada 1 program pengadaan saja,” tutupnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
