Pariwisata
Sebulan Uji Coba Pembukaan Obyek Wisata, PAD Pariwisata Nyaris Menembus 1 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak bulan Juni lalu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah mulai menerapkan uji coba pembukaan sejumlah obyek wisata. Antusiasme masyarakat untuk datang ke obyek wisata sendiri sangat tinggi. Dari 25 obyek wisata baik pantai maupun obyek wisata lain yang telah dibuka oleh pemerintah, total pemerintah telah mengantongi PAD senilai hampir 1 miliar. Jumlah PAD Pariwisata ini didapat dari seratusan ribu wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul, sampai dengan saat ini tercatat pengunjung yang masuk pada tahapan uji coba ini adalah sebanyak 100.089 orang. Pengunjung ini berasal dari berbagai daerah maupun lokal Gunungkidul. Tahap uji coba sendiri akan diterapkan sampai dengan 31 Juli 2020 mendatang.
“Jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan di destinasi wisata. Baik pantai selatan, Kali Suci, Nglanggeran maupun obyek wisata lainnya,” kata Harry Sukmono, Senin (27/07/2020).
Dari jumlah pengunjung itu, pemerintah saat ini telah mengantongi pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata sebesar Rp 842.983.075. Jumlah ini dimungkinkan masih akan terus bertambah sampai dengan 31 Juli 2020 mendatang di mana tahapan uji coba tahap kedua direncanakan diakhiri. Namun demikian, menurutnya untuk hari biasa memang pengunjung di destinasi wisata cenderung lebih sedikit. Lonjakan aktifitas wisata sendiri terjadi di hari Sabtu dan Minggu.
“Selama tahap uji coba ini tidak ada pematokan target PAD. Hanya saja memang untuk PAD pariwisata tahun ini mengalami perubahan akibat pandemi yang terjadi,” tambah dia.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, setiap hari Senin, destinasi wisata di Gunungkidul sementara tutup. Penutupan ini ditujukan agar pengelola dan pedagang di obyek wisata bisa melakukan proses untuk recovery, pembenahan, bersih-bersih dan evaluasi kegiatan wisata pada minggu sebelumnya khususnya dalam hal penerapan SOP kesehatan. Penyemprotan desinfektan pun juga dilakukan untuk antisipasi penyebaran virus covid 19.
Sebelumnya, Harry Sukmono juga menjelaskan terkait dengan tindak lanjut masa uji coba yang akan segera berakhir ini, pihaknya belum mendapat arahan lebih lanjut. Dinas Pariwiata Gunungkidul masih menunggu kebijakan dari Pemda DIY berkaitan dengan pembukaan keseluruhan untuk umum atau masih melakukan tahapan uji coba di seluruh obyek wisata.
“Kita belum tahu masih menunggu arahan dari pimpinan,” ungkap Harry.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized2 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
