Sosial
Selamat Dari Bisa Ular Yang Menyerangnya Saat Berladang, Kaki Sujaryadi Hingga Kini Tak Kunjung Normal
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu terakhir, Sujaryadi warga RT 01 RW 01, Desa Kepek, Kecamatan Saptosari masih harus merasakan sakit luar biasa. Sejumlah pengobatan telah ia jalani usai dipatuk ular berbisa di kakinya pada akhir tahun 2018 lalu. Bahkan pria malang sampai harus 3 kali berpindah rumah sakit untuk menyembuhkan kakinya itu. Akibat patukan ular berbisa tersebut, Sujaryadi memang hingga saat ini kesulitan untuk berjalan.
Ditemui dirumahnya, Sujaryadi menceritakan kejadian yang ia alami pada 31 Desember 2018 lalu. Saat itu pada pagi hari, dirinya pergi ke ladang Lungsamat milik tetangganya untuk mencari rumput.
Di lokasi ladang yang penuh rumput itulah, ia menginjak seekor ular. Bencana kemudian terjadi setelah ular yang tak ia ketahui jenisnya tersebut mematuknya.
“Saya sadar digigit ular lalu saya berusaha menghindar tapi malah digigit lagi. Jadi saya kena dua kali,” kata Sujaryadi, Sabtu (26/01/2019).
Dengan cepatnya, efek gigitan ular itu langsung ia rasakan. Tubuhnya serasa lemas tak memiliki tenaga untuk meninggalkan lokasi tersebut. Dalam keadaan sakit yang teramat, ia berusaha untuk keluar dari ladang. Saat itu kondisi ladang memang sangat sepi sehingga tak ada seorangpun yang membantunya.

“Saat keluar dari ladang hanya berjalan 60 meter saya sampai berhenti 10 kali. Saya lemas sekali waktu itu,” ujarnya.
Beruntung saat itu berkat jerih payah yang teramat sangat, ia masih bisa sampai rumahnya. Kemudian dirinya pun dibawa menuju RS Nurrohmah, Gading. Namun lantaran saat itu kondisinya tak kunjung membaik dirinya dirujuk ke rumah sakit di Yogyakarta.
“Saya dibawa ke rumah sakit Nurohmah Gading selama setengah hari. Kemudian saat jam 19.30 tensi saya hanya 60 tidak stabil, kemudian dianjurkan untuk dirujuk ke Jogja. Tapi karena kondisi saya tidak memungkinkan, akhirnya saya dibawa ke RSUD Wonosari,”ucapnya.
Selama lima hari di rumah sakit, kondisi dan tekanan darahnya mulai stabil. Namun tim dokter RSUD Wonosari memutuskan untuk membawa dirinya ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta untuk penanganan lebih baik.
“Sempat dirawat di RSUD Wonosari selama 5 hari, setelah itu dirujuk ke RS Sardjito selama selama 5 hari di sana. Alhamdulillah sekarang sudah berangsur membaik,”ucapnya.
Meskipun begitu, sampai saat ini dirinya masih terus menjalani pengobatan. Resep obat yang diberikan rumah sakit pun telah ia tebus digunakan untuk pengobatan sampai dengan saat ini.
“Gigitan ular berada di tungkak kaki kanan dan kiri, racunnya sudah menjalar ke atas. Obat dari dokter berupa salep. Salep ini dioleskan ke bagian kaki atas yang terkena racun ular, setelah disalep rasanya dingin,”katanya.
Sementara itu, salah seorang Warga Kepek, Sumaryadi mengatakan, di ladang tempat Sujaryadi dipatuk ular memang banyak berbagai jenis ular. Berbagai jenis ular berbisa seperti kobra, ular hijau dan weling sering muncul. Namun selama ini tidak ada kasus ular menyerang warga. Apa yang dialami oleh Sujaryadi ini baru pertama kali terjadi.
“Ada ular yang sampai terinjak tidak menyerang para letani di ladang jadi memang tidak bisa diprediksi. Kejadian ini baru pertama kalinya semoga ke depannya tidak memakan korban lagi,”katanya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
