fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Sudah Dipesan Perusahaan Besar, Dinas Genjot Produktivitas Lahan Kedelai

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Permintaan kedelai lokal yang terus menerus meroket membuat pemerintah juga terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas lahan. Terlebih, saat ini petani sedang bersiap melakulan musim tanam ketiga.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, ia sudah menyiapkan lahan produktif seluas 918 hektare. Lahan ini diperuntukkan untuk musim tanam ketiga yang diperkirakan datang pada Juni ini.

“Musim panen kedua sudah berlangsung pada April hingga Mei, luasan lahan mencapai 2.604 hektare,” ungkap Bambang, Minggu (30/05/2021).

Bambang menerangkan, benih untuk 2.546 hektare lahan ini merupakan bantuan pemerintah program pengembangan kedelai. Sedangkan 58 hektare sisanya adalah swadaya petani.

“Kami optimis hasil panen ini bisa membantu menaikkan produksi kedelai. Apalagi hasil panen tersebut juga sudah dipesan oleh salah satu perusahaan asal Jakarta,” ujarnya.

Ia membeberkan secara teknis pembelian kedelai tersebut sudah disepakati sejak musim tanam kedua. Adapun kedelai dibeli dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tunas Inti, Kapanewon Tanjungsari.

“Harga per kilogramnya juga cukup tinggi yakni Rp. 9.500 per kilogram,” kata Bambang.

Ia menambahkan, Gapoktan Tunas Inti menghasilkan 1,9 ton kedelai wose per hektare. Adapun luas lahan yang dimanfaatkan untuk kedelai tersebut mencapai 17 hektare.

“Saya harap tanaman ke delai di Gunungkidul kian produktif,” tandasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler