Sosial
Belasan Ribu Warga Gunungkidul Beli Kendaraan Anyar Setiap Tahunnya, Pendapatan Pajak Tembus 100 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berkembangnya daerah dan perekonomian masyarakat Gunungkidul berdampak pada pesatnya peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke Bumi Handayani. Data yang ada di Samsat Gunungkidul, pertumbuhan kendaraan setiap tahunnya rata-rata mencapai puluhan ribu unit kendaraan yang bertambah di kabupaten ini. Dari jumlah ini, sebagian besar diantaranya merupakan kendaraan baru. Dampaknya pun cukup luar biasa, pendapatan dari mutasi hingga pajak tahunan pun mengalami peningkatan yang signifikan.
Kepala Bidang Pendaftaran dan Penetapan Samsat Gunungkidul, Singgih Margono mengungkapkan, setiap tahunnya kendaraan yang masuk ke Gunungkidul jumlahnya terus bertambah cukup banyak. Di mana sekitar 22 ribu hingga 25 ribu unit kendaraan masuk. Jumlah ini biasanya didominasi dengan kendaraan baru. Sedikitnya 17 hingga 18 ribu unit kendaraan merupakan kendaraan keluaran terbaru dari masing-masing perusahaan.
“Untuk sisanya ya yang mutasi atau bekas-bekas itu yang masuk ke Gunungkidul,” ujar Singgih Margono, Jumat (31/01/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, pertumbuhan kendaraan ini dilatarbelakangi dengan majunya daerah. Sehingga kemudian memacu perekonomian masyarakat yang berangsur ada peningkatan pula. Di sisi lain, pengaruh gaya hidup yang semakin modern yang menuntut seseorang untuk memiliki kendaraan juga menjadi faktor lainnya. Belum lagi, harga keddaraan yang dijual dengan system kredit semakin memudahkan masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi.
Banyaknya kendaraan pribadi yang masuk ini berdampak pada capaian pajak kendaraan maupun biaya mutasi kendaraan. Pada tahun 2019 lalu, Samsat Gunungkidul berhasil meraup pendapatan pajak hingga mencapai ratusan miliar rupiah. Semula target awal untuk biaya mutasi yakni 34,5 miliar rupiah dan pajak kendaraan mencapai 64,5 miliar rupiah.
Seiring dengan kesadaran masyarakat dalam melakukan pembayaran ternyata dari target yang telah diketok realisasinya melebihi target yakni lebih banyak sekitar 4 miliar rupiah. Tahun 2020 ini, Samsat Gunungkidul di targetkan pendapatan balik nama atau mutasi 36 miliar eupiah dan PKB mencapau 73 miliar rupiah.
“Sebenarnya target di tahun 2020 agak sulit. Tapi kita berupaya semaksimal mungkin. Jumlah itu jauh lebih banyak kenaikannya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 7 persen saja,” tambah dia.
Didampingi Aipda Totok, Singgih mengungkapkan, guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pembayaran pajak dan mempermudah akses, di sejumlah titik telah dibuka pelayanan. Misalnya di kawasan Rongkop,Gedangsari, Panggang, PAliyan, dan baru-baru ini telah dibuka pelayanan di Kecamatan Ngawen.
Langkah ini diambil sebagai upaya dalam peningkatan kesadaran dan peningkatan pendapatan pajak pula. Kemudian, jajarannya juga melakukan upaya jemput bola dan bekerjasama dengan perangkat desa setempat.
“Ngawen kan daerah perbatasan, banyak yang memang ada tunggakan pembayaran pajak. Sejauh ini kesadaran sudah baik, untuk tingkat tunggakan sendiri sekitar 7 persen saja di Gunungkidul,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
