Peristiwa
Terdapat Luka Lebam di Paha, Jari serta Payudara, Keluarga Minta Autopsi Jenazah Marsilah
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meninggalnya Marsilah (51) warga Padukuhan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan menyimpa tanda tanya besar. Bagaimana tidak, selain ia meninggal dunia di rumah seorang lelaki beristri, pihak medis puskesmas Paliyan juga menemukan sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh korban.
Kapolsek Paliyan, AKP Edi Purnomo mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Paliyan, petugas menemukan tanda tanda lebam pada beberapa bagian tubuh korban. Adapun bekas lebam tersebut berada dibagian tangan kiri di jari tangan, di bagian payudara sebelah kiri serta dibagian paha kanan. Selain itu vagina korban juga mengeluarkan cairan.
“Atas kejadian ini pihak keluarga korban tidak menerima dan meminta untuk di lakukan autopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban dan korban akan di bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” beber Edi.
Sementara itu, Supriyadi yang saat ini berstatus saksi telah dimintai keterangan Polres Gunungkidul. Pihaknya belum dapat mengatakan lebih lanjut perihal peristiwa yang cukup menggemparkan ini.

Begini Penjelasan Polisi Perihal Kronologis Meninggalnya Marsilah
Kapolsek Paliyan, Edi Purnomo mengatakan, pada hari Sabtu tanggal 01 Mei 2021 sekira pukul 15.00 WIB, korban pamit kepada anaknya Rista serta menantunya Rokhimin untuk pergi ke pasar Wonosari.
Namun pada Minggu pagi tadi keluarga tersebut mendapat kabar yang cukup mengagetkan. Pasalnya, tiba-tiba Supriyadi mengajak anak dan menantu korban pergi suatu tempat tanpa memberikan alasan yang jelas.
“Rokhimin mengikuti ajakan Supriyadi dan ternyata diajak menuju rumahnya yang beralamat di Tahunan, Karangduwet, Paliyan. Disana mereka menemukan Marsilah sudah dalam keadaan meninggal dengan kondisi korban sudah kaku,” kata Edi.
Mendapati hal tersebut, Rokhimin cukup terpukul dan sangat terkejut. Namun saat itu, Supriyadi menjelaskan bahwa sebelumnya korban meminta untuk dikeroki sekitar pada pukul 23.00 WIB. Namun sekira pukul 03.00 WIB pada saat Supriyadi hendak makan sahur ternyata korban sudah tidak sadarkan diri (meninggal dunia).
“Mereka berdua lantas membawa korban ke Selorejo dengan menggunakan mobil avanza milik Supriyadi,” terang Kapolsek.
-
Uncategorized10 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized4 minggu yang laluPelaku Pencurian Pompa Sibel dan Kabel Pengairan di Ngawis Berhasil Dibekuk Polisi
