Kriminal
Tertangkap Usai Bobol Kotak Infaq di 2 Masjid, Pemuda 19 Tahun Dimassa Warga
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Petualangan seorang pemuda asal Padang, Sumatera Barat akhirnya berakhir oleh warga dan anggota kepolisian Sektor Purwosari. ME (19) tertangkap warga usai membobol kotak infaq di dua Masjid Kecamatan Purwosari. Beruntung meski sempat jadi bulan-bulanan warga, pelaku berhasil diamankan oleh anggota kepolisian. Yang menarik, usut punya usut, ME rupanya tidak hanya membobol kotal infaq saja. Yang bersangkutan sebelumnya juga sempat melarikan sepeda motor milik temannya. Alhasil, remaja ingusan ini harus menghadapi dua kasus sekaligus.
Kapolsek Purwosari, AKP Budi Kustanto melalui Basie Humas setempat Brigadir Chrismawan Adi Nugroho mengungkapkan, aksi pembobolan kotak amal sendiri terjadi pada Kamis (18/10/2018) silam. ME menggasak isi kotak amal di masjid Al Qolam, Padukuhan Parangrejo, Desa Girijati, Kecamatan Purwosari sebesar Rp 50.200. Lantaran kondisi sepi, saat itu aksi kejahatan pelaku bisa berlangsung lancar.
Apesnya, aksi kejahatannya terekam oleh kamera CCTV di Masjid tersebut. Oleh pengurus Masjid setempat, rekaman wajah serta motor yang memang terpampang jelas kemudian disebarkan kepada warga serta dilaporkan pula kepada aparat polisi.
“Pengurus Masjid melaporkannya kepada kami hari itu juga,” ucap Chrismawan, Kamis (25/10/2018) sore.
Berselang sehari kemudian, tepatnya pada Jumat (19/10/2018) siang, sejumlah warga mencurigai seseorang tak dikenal yang tengah beristirahat di sebuah pos ronda. Warga curiga lantaran ciri-ciri serta sepeda motor yang dibawa pemuda tersebut sangat mirip dengan pelaku pencurian kotak amal.
Warga yang curiga lantas menghampiri ME. Pemuda itu tak bisa berkelit saat warga menginterogerasinya. Ia pun kemudian mengakui perbuatannya.
Sejumlah warga yang kesal lalu sempat menghakimi ME. Beruntung kemudian sejumlah aparat dari Polsek Purwosari berdatangan ke lokasi dan mengamankan yang bersangkutan. ME lalu dibawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan.
“Dari pengakuannya, ME telah 2 kali beraksi di Purwosari yaitu di Masjid Al Qolam dan Masjid Al Ikhlas Kamulyan yang letaknya memang berdekatan. Total uang yang berhasil diambil adalah sebanyak Rp 152.200,” kata Brigadir Chrismawan.
Dalam perkembangan penyidikan yang dilakukan, petugas juga mendapati bahwa sepeda motor Yamaha Vega nopol AB 2998 GU ternyata merupakan hasil kejahatan. Motor tersebut adalah milik salah seorang temannya yang dibawa kabur oleh ME saat mereka berdua sedang berada di wilayah Sukoharjo. Kasus tersebut sudah dilaporkan oleh korban di Polsek Tawangsari, Sukoharjo.
Atas temuan ini, Polsek Purwosari lalu berkoordinasi dengan Polsek Tawangsari yang menangani kasus penggelapan sepeda motor ini. ME lalu dibawa ke Polsek Tawangsari guna dilakukan proses lanjutan.
“Penahanan dilakukan oleh Polsek Tawangsari karena untuk kasus kejahatan yang dilakukan di Purwosari, masuk dalam tindak pidana ringan,” imbuh dia.
Pada Kamis (25/10/2018) siang tadi, ME telah menjalani sidang vonis atas Tindak Pidana Ringan yang dilakukannya di Pengadilan Negeri Wonosari. Dalam persidangan tersebut, ia divonis 2 bulan penjara.
Chrismawan menambahkan, terkait eksekusi putusan tersebut, Majelis Hakim juga memutuskan bahwa hukuman tersebut baru bisa dijalani oleh ME setelah proses hukumnya terkait kasus penggelapan sepeda motor dirampungkan. Sehingga kemudian saat ini, usai menjalani persidangan, ME langsung kembali dikirimkan ke Polsek Tawangsari untuk menjalani penahanan sembari menunggu proses hukum kasus penggelapan sepeda motor.
“Tadi habis sidang langsung dikembalikan ke Polsek Tawangsari sebagai tahanan polsek sana. Besok kelanjutannya akan seperti apa kami masih menunggu juga hasil dari proses hukum di Sukoharjo,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
