Pemerintahan
Tiap Hari Ada Pasien Covid Meninggal Dunia, Pemerintah Didorong Percepat Laju Vaksin
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menyikapi gelombang penularan covid19 di Gunungkidul yang belum menurun dan PPKM level 4, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Heri Nugroho, mendorong segera ditingkatkannya dan mempercepat capaian vaksinasi masyarakat Gunungkidul. Vaksinasi sendiri menjadi penting lantaran sejak beberapa waktu terakhir ini, setiap harinya terdapat pasien covid19 di Gunungkidul yang meninggal dunia.
Ia menyampaikan, dalam beberapa waktu terakhir ini, dalam laporan perkembangan covid19 selalu terdapat pasien covid19 yang meninggal setiap harinya. Ketika didalami, pasien covid19 yang meninggal ini memiliki penyakit penyerta dan belum divaksin sebelumnya. Dengan adanya hal ini, maka perlu adanya dorongan meningkatkan dan mempercepat capaian vaksinasi perlu dilakukan saat ini. Untuk menghentikan laju penularan covid19, menurutnya bukan hanya tugas pemerintah saja namun juga membutuhkan peran dari masyarakat secara keseluruhan.
“Saya kira kita sudah berusaha ajak masyarakat untuk vaksinasi satu, dua, tiga dan menerapkan budaya sehat di masyarakat. Serta membangun sinergitas dan kekompakan dengan masyarakat,” ungkapnya, Jumat (11/03/2022).
Ia menambahkan, keberadaan pandemi covid19 saat ini tidak bisa untuk dipungkiri. Sehingga masyarakat harus paham jika sedang hidup berdampingan dengan covid19. Adanya kesadaran hidup berdampingan dari masyarakat tentu dengan selalu disiplin prokes terutama saat beraktifitas di keramaian.
“Kita selalu mengingatkan bahwa kita hidup berdampingan dengan covid, maka tetap jaga prokes dan lain sebagainya. Jangan lengah dan jangan sepelekan,” imbuh Heri.

Dalam laporan Dinas Kesehatan Gunungkidul, pada tanggal 10 Maret 2022, terjadi penambahan kasus aktif sebanyak 144 kasus sehingga kasus aktif covid19 di Gunungkidul mencapai 1.773 kasus. Selain itu terdapat juga penambahan pasien sembuh sebanyak 113 orang dan pasien meninggal sebanyak 4 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengungkapkan dari catatatannya pasien covid19 yang meninggal beberapa waktu terakhir ini memiliki penyakit penyerta dan belum melakukan vaksinasi. Ia tak menampik jika di Gunungkidul sendiri belakangan ini mengalami lonjakan kasus termasuk kasus pasien covid19 yang meninggal dunia.
“Kebanyakan kasus meninggal dunia komorbid dan belum vaksin. Komorbid menyebabkan penderita lebih rawan ketika terkena suatu penyakit karena perawatan kesehatannya lebih kompleks,” terang Dewi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
