Info Ringan
Tujuh Bahan Alami Untuk Pestisida
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Produk obat anti-nyamuk yang Anda gunakan di rumah juga merupakan pestisida. Meskipun berguna untuk mengusir hama, penggunaan pestisida sangatlah berbahaya bagi kesehatan tubuh. Bahaya pestisida tersebut dikarenakan kandungan sejumlah zat kimia di dalamnya yang bersifat racun (toxic), dan dari kesemua kandungan pestisida yang berbahaya, organofosfat adalah yang paling berbahaya. Untuk itu, jika Anda ingin menanam sayur atau buah sendiri, ada baiknya memakai pestisida alami untuk mengusir hama. Berikut tujuh bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk pestisida dilansir dari wowkeren. Yuk disimak!
Daun Tomat
Kutu kuning dan ulat yang kerap hinggap di pangkal daun ternyata tidak menyukai aroma daun tomat loh. Tanaman tomat mengandung alkaloid, yang secara tepat dapat mengendalikan kutu daun dan serangga lainnya. Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan daun tomat sebagai pestisida dengan cara mengesktrak daun menjadi bubuk. Cincanglah daun tomat sampai halus lalu rendam dengan air bersih selama 24 jam. Jika sudah melalui waktu tersebut, kamu bisa menggunakan air rendaman sebagai pestisida. Selain itu, Anda bisa membuat semprotan daun tomat. Potong 2 wadah daun tomat segar (yang dapat diambil dari bagian bawah tanaman) lalu campur dengan 1 liter air, dan biarkan mereka bekerja semalaman. Saring bahan tanaman dan semprotkan ke dedaunan tanaman.
Bawang Putih
Air rendaman bawang putih juga diketahui dapat bekerja secara efektif untuk mengontrol nematoda dengan cara disiramkan ke tanah. Cairan itu nantinya akan diserap oleh akar tanaman untuk mengusir hama seperti kumbang jepang, ngengat, lalat wortel, dan belatung akar. Bahkan juga sangat efektif untuk menjauhkan rusa dan kelinci dari bunga di kebun. Cara membuatnya juga gampang. Anda cukup ambil satu siung bawang putih lalu haluskan. Masukkan ke dalam botol lalu tambahkan dua gelas air bersih. Kocok-kocok campuran tersebut lalu diamkan selama satu malam. Pestisida organik dari bawang putih pun siap digunakan keesokan harinya.

Cabe
Mirip dengan semprotan bawang putih, semprotan cabai adalah obat nyamuk alami buatan sendiri yang hebat yang dapat digunakan untuk berbagai hama berbeda. Selain menggunakan cabai segar Anda juga bisa menggunakan cabai bubuk. Untuk membuat semprotan cabai dan bubuk lada, campur 1 sendok makan bubuk cabai dengan 1 liter air dan beberapa tetes sabun cair ringan. Campuran ini dapat digunakan pada daun tanaman yang terkena hama. Untuk membuat cabai semprot dari cabai segar, cukup haluskan 1/2 cangkir cabai dengan 1 cangkir air, lalu tambahkan 1 liter air dan didihkan. Diamkan hingga dingin, lalu saring bahan cabai, tambahkan beberapa tetes sabun cair ke dalamnya dan semprotkan sesuai keinginan. Perlu diketahui bahwa semprotan cabai ini juga bisa berbahaya bagi manusia, jadi pastikan untuk mengenakan sarung tangan saat memegangnya. Jauhkan juga semprotan untuk melindungi mata, hidung, dan mulut.
Kapur Sirih
Bahan ini dikenal cukup efektif membasmi hama semacam semut dan kutu putih yang sering kali menyambangi tanaman mangga dan jambu. Zat fenol dan kavokol dalam daun sirih terbukti dapat membasmi hama pengisap seperti tungau misalnya. Sehingga kapur sirih bisa dijadikan salah satu pembasmi hama yang efektif dan mujarab. Cara membuatnya juga gampang banget. Siapkan botol semprotan lalu masukkan kapur 100 gram kapur sirih dan satu liter air. Kocok hingga larutan tersebut merata. Siap digunakan untuk membasmi hama yang menempel di daun tanaman buah. Semprotkan campuran tersebut pada batang atau daun yang sedang terserang hama.
Kulit Telur
Telur selain memiliki kandungan nutrisinya yang baik bagi tubuh, kulit telur pun dapat Anda manfaatkan untuk mengusir hama. Kulit telur memiliki khasiat untuk mengusir hama semut, kutu putih, serta embun jelaga yang kerap merusak akar tanaman serta menghambat pertumbuhannya. Cara penerapannya cukup mudah, Anda hanya perlu mensangrai kulit telur hingga berwarna kehitaman, kemudian tumbuk kulit telur hingga halus, lalu taburkan pada tanaman yang diserang semut.
Daun Mint
Mint lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik tapi lembab, tahan naungan, dan butuh perawatan minimal. Mint memiliki aroma yang kuat. Beberapa hewan hama tak tahan dengan bau mint, seperti semut, nyamuk, siput, dan tikus. Anda bisa menanamnya untuk mengusir hewan-hewan tersebut. Tanaman ini akan membantu Anda melawan sebagian besar masalah hama di rumah. Jika Anda tak bisa menemukan daun mint, Anda bisa mencoba menggunakan minyak essensial. Campurkan 10-15 tetes minyak esensial mint dengan 1 gelas air dalam botol semprot. Kocok dan semprotkan di celah atau di mana pun ada semut atau hama lain yang terlihat.
Tembakau Rokok
Tembakau yang bersisa dari puntung-puntung rokok di rumah juga ternyata masih ada gunanya. Berdasarkan informasi dari Badan Litbang Pertanian Kementan, kelompot Tani Punik Mitra di Lombok berhasil mengubah batang tembakau menjadi pestisida. Limbah batang tembakau ternyata memiliki kualitas yang sama dengan insektisida kimia buatan dalam membasmi hama tanaman sayur.
-
Uncategorized1 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized6 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
