Connect with us

Sosial

Tuntutan Pembangunan Selokan di Jalan Gading-Ngalang Masih Gelap, Pertemuan Warga Dengan Pemerintah Belum Temukan Kesepakatan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polemik antara warga Gading dengan pemerintah serta rekanan terkait tidak dibangunnya selokan di samping kanan dan kiri dalam pembangunan jalan tembus Gading-Ngalang terus berlangsung. Warga Padukuhan Gading 8, Desa Gading, Kecamatan Playen pada Rabu (14/11/2018) siang tadi kembali menggelar pertemuan dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR) Gunungkidul, perangkat desa, serta Dinas PUP ESDM DIY terkait permasalahan itu. Pertemuan ini sendiri merupakan yang kedua dilakukan setelah pertemuan pertama yang dilakukan tak membuahkan hasil positif.

Pertemuan ini menindak lanjuti adanya surat yang dikirimkan oleh masyarakat berkaitan dengan tuntutan pembangunan selokan. Koordinasi yang berlangsung lama sekitar 3 jam itu, ternyata juga belum menemui titik terang terkait solusi yang akan dilakukan untuk mengindahkan tuntutan warga.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY, Bambang Sugaib mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah menerima surat dari warga. Menyikapi hal itu, dan untuk meredam polemik yang tengah terjadi di tingkat bawah, akhirnya pihak dinas memutuskan untuk melakukan pertemuan untuk lebih detail mendengarkan keluh kesah masyarakat.

Berita Lainnya  Pasar Sayur Dadakan Besari Sebagai Ajang Saling Berbagi

“Kalau bisa ditindak lanjuti dan sesuai dengan kewenangan serta kemampuan kami. Tapi kalau tidak ya bagaimana baiknya,” kata Bambang Sugaib.

Adapun sebenarnya pada beberapa program pembangunan jalan secara keseluruhan belum dapat dilakukan seideal mungkin. Sama halnya dengan pembangunan jalur tembus Gading-Ngalang ini. Dari pemerintah dan rekanan tidak dapat melakukan pembangunan ideal dengan menyertakan pembangunan selokan karena keterbatasan anggaran.

Sehingga dirinya meminta pemakluman dari warga jika dalam proses penggarapannya belum dapat menyertakan selokan. Mengingat dana yang digunakan dalam pembangunan selokan juga tidaklah kecil. Akan tetapi dirinya menjanjikan sebisa mungkin untuk mensiasati sesuai dengan kemampuan dan kewenangan untuk mencari solusi terbaik. Ia berjanji, permasalahan ini akan cepat ditangani.

Berita Lainnya  Lima Kecamatan di Gunungkidul Diprediksi BMKG Akan Alami Hujan Deras Disertai Petir

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menerjunkan beberapa petugas untuk melakukan survei di lokasi yang diresahkan dan dikhawatirkan oleh warga jika tidak dibangun selokan akan memicu banjir tersebut. Sekitar 3 hari ke depan, petugas akan disebar untuk melakukan pengecekan. Paling tidak minggu depan, akan ada upaya kajian dan ketentuan langkah apa yang bisa segera dilakukan.

“Inventarisasi dulu, mudah-mudahan ada solusi yang sesuai dengan harapan. Pengkajian ulang itu sangat diperlukan. Untuk sekarang belum ada solusi yang dapat diterapkan,”imbuh dia.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Gading, Ridha mengatakan pihaknya masih akan terus menunggu perkembangan dari pemerintah. Namun ia kembali menegaskan jika sekiranya warga kembali dirugikan dan janji pembangunan selokan tersebut tidak kunjung dilaksanakan, dirinya dan warga masih kukuh untuk membawa permasalahan ini ke tingkatan yang lebih tinggi. Sehingga apa yang menjadi hak masyarakat didapatkan, dan tidak dirugikan dengan mereka yang tidak bertanggung jawab.

Berita Lainnya  Mengintip Aktivitas Komunitas Kalong, Penolong Para Penglajon Bumi Handayani

“Kami tunggu dulu minggu depan akan bagaimana keputusan yang disampaikan,” kata Ridha.

Disinggung mengenai pengerjaan penggalian selokan yang dilakukan pekerja yang diduga mencaplok lahan warga dirinya mengatakan jika sekarang ini proses pengerjaan telah dihentikan. Pasalnya hal itu dianggap ilegal dan tidak ada dasar yang kuat. Dari pihak warga juga telah melapor ke pihak berwajib untuk menindak lanjuti penggarapan itu.

Dasar yang kuat pemberontakan yang dilakukan oleh masyarakat yakni, di mana saat sosialisasi lalu dari pemerintah menjanjikan selokan akan kembali selokan. Selain itu, saat audiensi minggu lalu pihak terkait mengatakan jika sisa tanah hanya 30 cm hingga 50 cm. Sayangnya warga dibuat geram karena saat penggalian berlangsung ternyata lebar tanah mencapai 80 cm, sehingga diduga terdapat unsur pencaplokan lahan pribadi.

“Pada intinya kami akan terus berjuang, bagaimana pun itu hak kami,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler