Connect with us

Sosial

Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Dicoret Dari APBD 2020

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi merasa kecewa dengan pencoretan anggaran penanggulangan kemiskinan pada APBD 2020. Hal itu disebut bakal menghambat terget pemerintah di sisa kepempinannya ini.

Immawan mengatakan, pada pemerintahannya bersama Bupati Gunungkidul, Badingah telah menargetkan angka kemiskinan di Gunungkidul sebesar 16,50 persen. Sedangkan pada tahun lalu angka kemiskinan telah berhasil ditekan ke angka 16,61 persen.

“Saya kecewa kenapa anggaran penanggulangan kemiskinan dicoret dari APBD 2020,” katanya, Minggu (05/01/2020).

Ia mengakui, meski penurunan namun dirinya belum merasa puas. Sebab jika dibandingkan dengan tahun 2018 ada penurunan sebanyak 0,5 persen, 2018 lalu diangka 17,20 persen.

“Memang kalau dilihat angka segitu sangatlah kecil, tetapi kita juga lihat angka keparahan kemiskinan kita turun saya lupa berapa turun persisnya,” katanya.

Untuk tahun ini, dengan dicoretnya anggaran penanggulangan kemiskinan dari APBD 2020, maka pihaknya akan memaksimalkan program pengentasan kemiskinan seperti padat karya, pemberdayaan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Berita Lainnya  Hujan Pada Puncak Musim Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

“Program ini harus dilakukan pada awal tahun, kalau di akhir tahun nanti dampaknya tidak akan terasa,” ucap dia.

Ia menambahkan, selain program padat karya tersebut, pihaknya juga akan mendorong pelaksanaan proyek di awal tahun 2020 ini. Hal itu menurutnya sudah sesuai dengan instruksi wakil Gubernur DIY dan bupati Gunungkidul.

“Bupati sudah selalu mengingatkan untuk mengerjakan proyek-proyek pada awal tahun, karena survei kemiskinan itu pada bulan-bulan maret hinggap april untuk kabupaten atau kota,” ucapnya.

Dengan demikian proyek-proyek pemkab Gunungkidul dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat terlibat dalam pengerjaannya.

“Tenaga mereka akan berguna sehingga mendapatkan penghasilan dan dapat mengurangi kemiskinan. Urutanya kan gampang sekali masyarakat kurang mampu dapat pekerjaan, lalu dengan proyek tersebut masyarakat dapat uang dan kemiskinan dapat terentaskan,” inbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Herry Nugroho mengungkapkan bahwa angggaran yang dicoret oleh DPRD Gunungkidul bukanlah anggaran penanggulangan kemiskinan namun yang dicoret adalah anggaran untuk makanan lansia sebanyak 9 ribu orang selama 6 bulan. pertimbangan kedua adalah pihaknya mempertanyakan apakah dengan selama dua bulan mengirimkan setiap hari makanan kepada lansia miskin dapat berdampak bagi turunnya angka kemiskinan di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Saat Anggota Geng Klithih Menangis di Lapas Anak Gunungkidul

“Kami coret itu dengan pertimbangan pertama apakah benar ada sebanyak 9 ribu lansia miskin yang belum terjamin oleh pemerintah karena di Program Keluarga Harapan (PKH) sudah termasuk didalamnya,” kata Herry.

“Anggaran yang kami coret tersebut kami alokasikan ke sektor lain yaitu Untuk infrastruktur yang wajib 25% dari postur APBD, dan kegiatan lainnya seperti pemberdayaan masyarakat,” sambung dua. (kelvian)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler