Sosial
Rumah Tua Viral di Medsos, Milik Bupati ke-18 Gunungkidul
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah bangunan rumah di Padukuhan Pati, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong cukup menarik perhatian netizen di jagad media sosial. Rumah dengan arsitektur kuno tersebut dikabarkan sempat ditempati oleh Bupati Gunungkidul ke-18, Prawiro Suwignyo.
Untuk mencapai rumah tersebut dibutuhkan perjalanan sekitar 25 menit atau berjarak 15 kilometer dari pusat Kota Wonosari. Rumah dengan jumlah jendela cukup banyak itu saat ini sedikit tertutup oleh sejumlah batang pohon jati yang tumbuh di pekarangan. Cat warna kuning pudar nampak masih melekat di bagian dinding rumah yang tak lagi utuh itu.
Yang menarik, ada salah seorang tokoh wanita Gunungkidul yang mengaku pernah tinggal di rumah tersebut. Adalah Martanty Soenar Dewi, tokoh wanita yang sempat tinggal di rumah ini. Martanty sendiri merupakan salah satu calon Wakil Bupati Gunungkidul yang akan berlaga dalam Pilkada Gunungkidul 2020 mendatang.
Martanty mengungkapkan tidak mengetahui secara pasti tahun berapa rumah tersebut dibangun. Namun, dia memperkirakan rumah itu telah ada sejak sebelum Indonesia merdeka.
“Itu rumah eyang saya, eyang saya dulu Kepala Daerah (Bupati) ke-18 Gunungkidul namanya Prawiro Suwignyo,” ucap Martanty, Rabu (23/09/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa bangunan yang masih berdiri tersebut sebenarnya hanyalah bagian depan. Sebab menurutnya, bagian belakangnya dahulu terdapat bangunan lebih besar. Namun saat ini, bangunan bagian belakang ini sudah tak terlihat lagi karena rubuh.
“Kalau sejak kapan berdirinya rumah itu saya kurang tahu, kemungkinan antara tahun 1920-1925,” lanjut Martanty.
Wanita yang kini mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati mendampingi Immawan Wahyudi tersebut mengaku bahwa sempat tinggal di rumah itu selama beberapa tahun. Hal itu karena weton atau penanggalan Jawa hari lahirnya sama dengan ibunya.
“Saya dari bayi sampai SMP ikut eyang karena kalau orang Jawa itu kalau weton sama ibunya harus dipisah, kebetulan weton saya sama dengan ibu lalu dipisah,” katanya.
Selesai menempuh studi SMP pada tahun 1974, dia pindah ke Malang, Jawa Timur untuk mengikuti kakeknya. Rumah tersebut pun diakuinya baru benar-benar dikosongkan sejak 10 tahun terakhir ini. Dahulunya rumah tersebut dijaga oleh seseorang namun sudah pindah.
“Ke depannya rumah tersebut rencananya akan dipugar untuk mempertahankan bentuk rumah aslinya. Kami sudah berembug rumah itu dipugar untuk transit kalau keluarga ke Ponjong, tapi belum kesampaian,” ucapnya
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
