fbpx
Connect with us

Politik

Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Wakil Bupati Dilarang Kerahkan Massa Pendukung

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul menghimbau pendukung dari empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga dalam Pilkada 2020 untuk tidak mengerahkan massa dalam pengambilan nomor utut paslon pada Kamis (24/09/2020). Hal tersebut merujuk pada maklumat Kapolri untuk membatasi jumlah massa yang hadir.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Rosita mengatakan, pihaknya menghimbau  KPU dan para bapaslon untuk menerapkan protokol kesehatan
Menjelang tahap pengundian nomor urut paslon. Secara resmi pihaknya telah mengitim surat kepada KPU Gunungkidul dan empat bakal pasangan calon yang akan mengikuti pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Gunungkiudul tahun 2020.

Berita Lainnya  Sambutan Immawan di Acara Kunjungan Sandiaga Uno ke Gunungkidul

“Harapan kami tidak ada kerumunan massa di dua event penetapan calon dan pengundian nomor urut,” ujar Rosita.

Pihaknya juga telah menyiapkan sanksi sesuai dengan maklumat Kapolri yakni membubarkan masa. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan LO, Satgas covid19, Kesbangpol untuk memastikan tidak akan ada arak-arakan masa dalam pengundian nomor ini.

“Dari KPU juga sudah membatasi jumlah masa,” imbuh dia.

Adapun fokus pengawasan dari Bawaslu sendiri yakni ketepatan waktu, kemudian kehadian para paslon. Seandainya paslon tidak hadir maka dipersilakan untuk menggunakan surat mandat yang diberikan kepada wakilnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny mengatakan, pembagian tugas pengamanan sudah dibagi seusai dengan tupoksi masing-masing. Ada empat unsur yang dilibatkan.

Berita Lainnya  Nyatakan Niat Maju dalam Pilkada, Bahron Rasyid: Siap Bupati atau Wakil Bupati

“TNI sebanyak 10, Polri 75, Satpol PP 10, Dishub 16 personil,” tutup Iptu Enny.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler