Politik
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Akan Berlaga di Pilkada Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul menetapkan 4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga di Pilkada 2020 Gunungkidul. Selanjutnya keempat pasangan akan mengikuti tahapan pemilu sesuai dengan jadwal KPU. Dalam waktu dekat ini para calon akan melakukan deklarasi pemilu damai dan pengundian nomor urut.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani menjelaskan, bahwa pihaknya menetapkan 4 pasangan calon akan mengikuti pilkada akhir tahun ini. Mereka semua dianggap memenuhi syarat yang telah dijalani oleh para pasangan calon.
“Yang kita tetapkan 4 pasangan calon, semua yang kemarin mendaftarkan kita nyatakan memenuhi syarat setelah penelitian administrasi dan kesehatan,” kata Hani saat ditemui wartawan di Kantor KPU Kabupaten Gunungkidul, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Rabu (23/09/2020).
Ia menjelaskan keempat pasangan itu yakni pasangan Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi diusung partai NasDem, pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto diusung oleh partai koalisi besar, PAN, Gerindra, Demokrat, dan PKS dan pasangan Sunaryanta-Heri Susanto yang diusung partai Golkar dan PKB.
“Sehingga dengan demikian yang akan berkontestasi dalam Pilkada besok ada 4 pasangan calon,” ucapnya.

Hani menjelaskan, setelah penetapan ini akan dilakukan tahapan selanjutnya yakni pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon untuk Pilkada 2020 Gunungkidul yang akan dilakukan pada Kamis (24/09/2020). Kemudian akan dilakukan secara bersama deklarasi pemilu damai hingga talk show.
“Selain itu, hari ini kita harapkan masing-masing paslon sudah membuat membuka rekening khusus dana kampanye. Karena dalam proses pilkada ini masing-masing paslon harus menyampaikan laporan dana kampanye, tahap awal, laporan awal dana kampanye harus sudah diserahkan tanggal 25, sehari sebelum kampanye,” beber Hani.
Semua itu dilakukan sebagai bentuk transparansi dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 Gunungkidul. Kemudian nanti di tengah kampanye menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye.
“Setelah menyerahkan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye, nanti akan diaudit untuk memberikan penilaian transparansi kampanye,” ucapnya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
