Connect with us

Info Ringan

Tujuh Tanaman Liar Dengan Segudang Manfaat

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa dari tanaman liar kerap mengganggu pertumbuhan koleksi tanaman lain. Alhasil, tak jarang pemilik taman akan mencabutnya atau menggunakan obat untuk menyingkirkannya. Namun, ada hal yang tidak disangka, nih. Ternyata ada beberapa tanaman liar yang memiliki manfaat bagi kesehatan, lho! Penasaran apa saja? Berikut lansiran dari Kania.

Bayam Duri

Sesuai dengan namanya, tanaman liar bayam duri ini memiliki daun yang menyerupai bayam. Hanya saja daunnya keras dan lebih tebal dari bayam biasa. Batangnya memiliki duri kecil. Bagian yang bermanfaat bagi kesehatan dari tanaman liar ini adalah akarnya. Biasanya akar bayam duri diolah untuk mengobati bisul, wasir, gusi berdarah, gusi bengkak, melancarkan ASI, meringankan demam, serta mengatasi luka bakar.

Anting-anting

Tanaman liar anting-anting biasa tumbuh di tanah yang lembap, pinggir jalan, atau dekat selokan. Tumbuhan ini menyerupai tanaman perdu dengan daun hijau yang berukuran sedang. Bunganya kecil-kecil berukuran mungil dan menjuntai ke bawah bagaikan anting. Menurut penelitian, tanaman liar anting-anting biasa dimanfaatkan untuk mengatasi pendarahan pada luka, batuk, dan juga mimisan. Selain itu, anting-anting diklaim memiliki sifat antioksidan serta mampu mengatasi radang dan diare.

Berita Lainnya  Kerang Usal, Kuliner yang Patut Dicoba Saat Pelesir ke PantaiSelatan

Rumput Mutiara

Pernah menemukan tanaman liar berbatang merah kehijauan di antara retakan semen atau jalan? Bisa jadi tanaman liar tersebut adalah rumput mutiara. Tanaman liar yang satu ini dikenal juga dengan nama rumput siku-siku, daun mutiara, dan katepan. Tanaman ini tidak tumbuh ke atas melainkan menjalar ke samping. Rumput mutiara kerap dimanfaatkan untuk menghentikan pembelahan sel kanker karena mengandung senyawa asam ursolat dan asam uleanolat. Selain itu, tanaman liar ini juga memiliki khasiat untuk mengatasi tonsillitis, bronkitis, pneumonia, gondongan, radang usus buntu, hepatitis, bisul, dan infeksi pada kulit.

Rumput Teki

Tanaman liar yang satu ini bisa dikatakan sebagai gulma dengan pertumbuhan tercepat dan muncul di banyak tempat. Rumput teki dapat tumbuh hingga tinggi 95 cm. Sehari dibiarkan, lahan pun akan segera dipenuhi oleh rumput ini. Meski menyebalkan, ternyata rumput teki ini cukup ampuh mengatasi kencing batu, memperlancar buang air besar, merangsang produksi ASI, meredakan demam, hingga memperbaiki siklus menstruasi. Pada zaman dulu, orang kerap menghaluskan rumput ini dan mengoleskannya ke kulit untuk menghindari gigitan nyamuk.

Berita Lainnya  Lima Gejala Penyakit Alzheimer yang Melemahkan Ingatan

Meniran

Tanaman liar meniran sekilas memiliki bentuk daun yang mirip dengan putri malu. Hanya saja ukuran daunnya lebih besar dan panjang membulat di bagian ujungnya. Meniran diklaim memiliki kandungan senyawa alkaloid, damar, flavonoid, kalium, lignan, saponin, dan tanin. Kandungan-kandungan tersebut sering dimanfaatkan untuk melancarkan air seni, meredakan sakit gigi, meredakan luka bakar, menyembuhkan sakit maag, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Sawi Langit

Di antara tanaman liar lainnya, tampilan sawi langit tergolong cantik. Karakteristiknya ramping dan bisa tumbuh hingga 30 cm. Batangnya berbulu halus. Bunganya berwarna ungu dan tumbuh secara berkelompok di ujung batang. Bagian tanaman ini yang paling bermanfaat untuk kesehatan adalah akar dan daunnya. Sawi langit dapat meredakan demam, batuk, disentri, hepatitis, insomnia, bisul, bisa ular tertentu, memar, dan juga keseleo. Sebagai manfaat tambahan, tanaman liar ini juga bisa menghiasi taman atau halaman rumah, lho! Saat duduk bersantai di kursi makan halaman pun mata akan dimanjakan dengan keindahannya.

Berita Lainnya  Enam Tanaman Obat Tradisional yang Mampu Menjaga Kesehatan

Ilalang

Ilalang pada dasarnya tergolong sebagai tanaman liar. Rumput ini tumbuh di lahan yang tidak terurus. Bentuknya ramping dan bisa tumbuh mencapai tinggi 140 cm. Daun dan batangnya berwarna hijau dengan bunga putih yang menyerupai kemoceng. Akar ilalang dipercaya ampuh mengatasi panas dalam, sariawan, meredakan demam, serta menghentikan mimisan dan kencing darah.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 jam yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler