Connect with us

Sosial

Pendapatan BUMDes Berkembang, Pemdes Pampang Berikan Santunan Kepada Warganya Yang Meninggal dan Miskin

Diterbitkan

pada

Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, patut berbangga terhadap pemerintah desa di mana mereka tinggal. Pasalnya, selain penyaluran bantuan dari pusat, pemerintah desa juga memiliki sejumlah program yang memihak kepada masyarakat. Salah satu yang saat ini sedang digencarkan adalah pemberian santunan kepada warganya yang meninggal dunia. Selain itu, warga kurang mampu menerima bantuan dari pamong desa satu kali dalam satu bulan. Yang menarik, dana yang digunakan tersebut bersumber dari pendapatan desa setempat.

Kepala Desa Pampang, Iswandi mengatakan, pemerintah desa memiliki program memberikan santunan kepada setiap warganya yang meninggal dunia. Dana tersebut diambil dari dana sosial yang memang telah disiapkan pemerintah desa.

Berita Lainnya  Wacana Sertifikasi Pasangan Calon Pengantin Diyakini Mampu Tekan Angka Perceraian di Gunungkidul

“Mekanismenya nanti dukuh melaporkan adanya warga yang meninggal itu kemudian melalui kaum dan dicairkan ke bendahara,” kata Iswandi, Rabu (13/03/2019).

Ia mengatakan, selain warga yang meninggal dunia, pihaknya juga memberikan santunan kepada warganya yang mengalami opname di rumah sakit. Tak hanya itu, kadang kala pihaknya juga memberikan pelayanan transportasi ke tempat pengobatan kepada masyarakat kurang mampu.

“Mekanismenya juga sama, pak dukuh mendata dan malaporkan warga yang sakit kemudian dari desa memberikan santunan,” terang dia.

Tak hanya uang santunan, pemerintah desa juga mengajak warga yang lebih mampu untuk memberikan sembako kepada warga lain yang masih kurang. Dalam pembagian tersebut dilakukan setiap hari jumat minggu ke 3.

Berita Lainnya  Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi, UMKM Akan Terima Dana Hibah Jutaan Rupiah

“Warga dan pamong desa mengumpulkan sembako. Nantinya pada minggu ke 3, atau kita menyebut Jumat Berkah ini kita bagikan kepada 10 warga kurang mampu di Desa Pampang,” kata dia.

Perangkat desa dan anggota kepolisian menyambangi warga miskin

Program tersebut dilakukan lantaran adanya peningkatan pendapatan desa dari berbagai sektor yang ada. Sejak 2017 kemarin, Desa Pampang sendiri telah membentuk BUMDes. Selama dua tahun terakhir, pendapatan yang masuk pun tergolong meningkat.

“Dulunya pendapatan desa hanya berkisar Rp 8 juta, tapi sekarang sudah Rp 20 juta sekian,” imbuh dia.

Peningkatan pendapatan yang scukup signifikan tersebut tidak lepas dari pengelolaan Desa Pampang menjadi desa ekowisata. Selama ini, Desa Pampang telah mampu mengembangkan potensi yang ada di wilayah tersebut.

Berita Lainnya  Puluhan Tenaga Kerja Gunungkidul Segera Berangkat Merantau ke Luar Negeri

“Kami menyediakan paket wisata ada jelajah desa, konservasi burung, river tubing, outbond, camping. Bebraapa fasilitas seperti tempat rapat home stay dengan hiburan-hiburan kita berikan,” terang dia.

Selama ini dalam perkembangannya, Pampang juga sudah menjadi lokasi kunjungan. Belum lama ini, wisatawan dari Malaysia juga mendatangi Pampang untuk sekedar melihat atau bahkan belajar dari beberapa potensi yang ada.

“Kemarin berkunjung ke kerajinan perak, budi daya jamur, ke lokasi konservasi dan juga berkunjung ke tempat wisata,” terang dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler