Sosial
Baru Separuh Kalangan Ibu di Gunungkidul Sadar Beri ASI Eksklusif Untuk Bayi Hingga Usia 6 Bulan
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pekan Air Susu Ibu (ASI) Internasional atau World Breastfeeding Week (WBW) diperingati setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus. Seyogyanya, untuk perkembangan maksimal kepada bayi, ASI diberikan kepada anak yang baru lahir hingga usia dua tahun.
Di Kabupaten Gunungkidul, kesadaran ibu memberikan ASI masih cukup minim. Kesadaran ibu memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan di Kabupaten Gunungkidul jika diprosentase hanya menyentuh angka 57,37%. Sehingga saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul terus menggencarkan kampanye menyusui bayi bagi ibu.
“Kami terus mengedukasi para ibu terkait pentingnya menyusui hingga usia bayi dua tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Jumat (02/08/2019).
Lebih lanjut Dewi mengatakan, ada banyak kendala bagi ibu di Kabupaten Gunungkidul dalam memberikan ASI untuk anaknya. Salah satunya adalah bagi ibu pekerja yang cenderung tidak dapat memberikan ASI secara langsung.
“Untuk itu kami mendorong setiap instansi, sekolah maupun perusahaan yang ada di Kabupaten Gunungkidul menyediakan tempat laktasi sehingga angka aksi eksekusif untuk bayi bisa terpenuhi,” ujar Dewi.

Ia mengakui angka bayi yang mendapat ASI eksklusif di Kabupaten Gunungkidul belum optimal. Oleh karenanya, pihaknya saat ini tengah menjadikan kampanye ASI eksklusif bagi bayi usia enam bulan.
“Di atas enam bulan karena bayi sudah mendapatkan Makanan Pendamping ASI jadi kami tidak memprioritaskan,” ucapnya.
Kampanye pentingnya ASI sendiri mulai digencarkan Dinas Kesehatan mulai dari tingkat padukuhan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) balita. Para Kader Posyandu akan memberikan pemahaman tentang pentingnya memberikan ASI eksklusif bagi bayi hingga usia enam bulan.
“Termasuk mencatat jumlah balita yang tidak mendapatkan ASI eksklusif,” imbuh Dewi.
Ia menyebut, ada banyak manfaat bayi-bayi yang mendapatkan asupan ASI eksusif selama minimal 6 bulan pertama. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan lebih menjaga bayi dari paparan kuman, melengkapi nutrisi yang dibutuhkan bayi dan membuat bayi tumbuh sehat serta cerdas. Terlebih ASI sendiri memiliki memanfaat untuk memberi jarak kelahiran secara otomatis.
“Ibu yang memberi ASI secara otomatis kandungannya tidak terlalu subur, ASI juga bisa dijadikan sarana KB,” paparnya.
Terpisah, salah satu ibu pekerja di Kabupaten Gunungkidul yang memberikan bayinya ASI eksklusif, Lois Wayan Pratiwi mengatakan, pekerjaan bukan alasan seseorang ibu untuk tidak menyusui. Meskipun di sela-sela kesibukannya menjadi guru, setiap dua jam sekali ia menyempatkan diri untuk memompa ASI untuk bayinya yang masih berusia 4,5 bulan.
“Meskipun tempatnya ala kadarnya, pokoknya disempat-sempatin, ASI buat saya adalah bekal dan hak untuk anak,” pungkas Dewi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
