Peristiwa
Diduga Terpeleset saat Mandi, Mbah Sagiyah Ditemukan Tewas di Dasar Telaga
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nasib tragis dialami oleh Sagiyah (70) warga Padukuhan Tileng, Kalurahan Kepek, Kapanewon Saptosari. Rabu (12/06/2021) siang, nenek malang ini kehilangan nyawanya usai tenggelam di Telaga Winong, Padukuhan Gondang, Kalurahan Kepek, Kapanewon Saptosari. Diduga kuat, korban terpeleset saat tengah beraktifitas di sekitar telaga.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tragis yang dialami Sagiyah ini berawal saat korban berpamitan kepada keluarga hendak ke Telaga Winong untuk mandi dan mencuci pakaian pada Rabu tengah hari. Tak ada yang janggal lantaran kegiatan semacam ini memang rutin dilakukan oleh korban hampir setiap hari.
Keluarga sendiri mulai curiga lantaran hingga menjelang sore, Sagiyah tak kunjung pulang ke rumah. Sejumlah kerabat korban lantas menyusul ke telaga untuk melakukan pencarian.
“Di kawasan sekitar telaga, saksi menemukan sejumlah pakaian korban yang berada di dalam ember serta peralatan mandi yang tergeletak di tepi telaga, ” ucap Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, Rabu malam.
Merasa ada yang tidak beres, sejumlah orang lantas melanjutkan pencarian. Tak hanya di kawasan telaga, namun sejumlah wilayah yang terletak di seputaran Telaga Winong. Meski beberapa waktu melakukan penyisiran, Sagiyah tak kunjung ditemukan.

“Beberapa orang lalu berinisiatif untuk mencari di perairan, ” lanjut Suryanto.
Berselang beberapa waktu, upaya ini langsung membuahkan hasil. Sagiyah berhasil ditemukan. Namun, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar telaga.
“Warga lantas mengevakuasi korban ke daratan. Saat itu, sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan di tubuhnya, ” papar dia.
Oleh pihak keluarga, jenazah Sagiyah lalu dibawa pulang untuk disemayamkan dan kemudian disusul dengan pemakaman. Adapun pihak kepolisian yang mendapatkan laporan adanya orang tenggelam di telaga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Menurut Suryanto, tak ada kejanggalan yang ditemukan petugas. Tak ada luka akibat penganiayaan maupun semacamnya. Diduga kuat, kehabisan nafas lantaran tenggelam menjadi penyebab utama kematian Sagiyah.
“Kemungkinan korban terpeleset dan kemudian tenggelam di telaga. Kondisi telaga saat kejadian sendiri sangat sepi sehingga korban terlambat mendapatkan pertolongan, ” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
