Connect with us

Uncategorized

Heboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Langit malam Gunungkidul mendadak menghebohkan warga pada Minggu (14/6/2026) malam lalu. Sebuah cahaya terang menyerupai bola api dengan ekor panjang terlihat meluncur di angkasa menuju wilayah selatan Kota Wonosari. Fenomena langka tersebut sontak memicu rasa penasaran sekaligus berbagai spekulasi di tengah masyarakat, terlebih kemunculannya terjadi menjelang Bulan Suro yang selama ini lekat dengan beragam mitos dan kepercayaan masyarakat Jawa.

Salah seorang warga Kapanewon Semanu, Riyanti, mengaku menjadi saksi langsung kemunculan benda bercahaya tersebut. Saat itu sekitar pukul 19.30 WIB, ia masih berada di kawasan Kota Wonosari ketika pandangannya tertuju pada cahaya terang yang bergerak cepat di langit malam.

Menurut Riyanti, benda itu tampak seperti bola api yang meluncur dari arah utara menuju selatan. Cahaya yang dipancarkan terlihat cukup terang dan meninggalkan jejak memanjang layaknya ekor api.

“Saya melihat cahaya seperti bola api meluncur di langit. Arahnya ke selatan Kota Wonosari. Saya sempat memperhatikan beberapa saat karena cahayanya cukup terang dan berbeda dengan cahaya biasa,” ujar Riyanti saat ditemui, Senin (15/6/2026).

Ia mengatakan benda bercahaya tersebut terus bergerak hingga akhirnya menghilang dari pandangan. Dari lokasi pengamatannya, cahaya itu seolah jatuh di wilayah Kalurahan Karangrejek atau kawasan di sekitarnya.

“Saya melihatnya sampai hilang. Sepertinya jatuh di wilayah Karangrejek karena tiba-tiba cahayanya lenyap di daerah itu,” katanya.

Fenomena tersebut rupanya meninggalkan kesan mendalam bagi Riyanti. Setelah menyaksikan kemunculan cahaya misterius itu, ia memilih segera meninggalkan Kota Wonosari dan pulang ke rumah.

Berita Lainnya  Grand Kangen Hotel Yogyakarta Menggelar Paket Bukber "SAWADIKAP" Selama Bulan Ramadhan 2024

Perempuan tersebut mengaku sempat diliputi rasa khawatir karena kemunculan benda langit itu terjadi menjelang datangnya Bulan Suro. Dalam tradisi masyarakat Jawa, bulan tersebut kerap dikaitkan dengan berbagai peristiwa yang dianggap memiliki makna khusus.

“Saya langsung memutuskan pulang. Entah kenapa rasanya khawatir setelah melihat cahaya itu. Apalagi sekarang sudah mendekati Bulan Suro,” ungkapnya.

Kesaksian serupa disampaikan Sri, warga Kalurahan Siraman. Ia mengaku melihat benda langit yang sama pada waktu hampir bersamaan. Menurutnya, cahaya tersebut tampak sangat mencolok di tengah gelapnya langit malam.

Sri menggambarkan benda itu sebagai bola api dengan ekor cahaya yang cukup panjang. Dalam hitungan detik, benda tersebut bergerak cepat sebelum akhirnya menghilang di kawasan selatan Kota Wonosari.

Berita Lainnya  Satbrimob Polda DIY Rencanakan Pembangunan Markas Komando di Gunungkidul

“Bentuknya seperti bola api. Di belakangnya ada ekor cahaya yang cukup panjang. Saya melihat arahnya juga ke selatan Wonosari,” tutur Sri.

Kemunculan benda langit tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan warga. Sejumlah masyarakat mulai mengaitkannya dengan berbagai kepercayaan lokal yang berkembang di Gunungkidul, salah satunya fenomena yang dikenal sebagai pulung gantung.

Dalam kepercayaan masyarakat setempat, pulung gantung digambarkan sebagai cahaya tertentu yang muncul di langit dan diyakini menjadi pertanda akan terjadinya kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di wilayah yang dilintasinya. Kepercayaan itu telah lama hidup dan diwariskan secara turun-temurun di sejumlah kawasan Gunungkidul.

Meski demikian, Sri berharap cahaya yang dilihatnya bukanlah pulung gantung sebagaimana yang dipercaya sebagian masyarakat.

Berita Lainnya  Tujuh Manfaat Seorang Ibu Bekerja

“Saya berharap itu bukan pulung gantung. Soalnya masyarakat di sini masih banyak yang percaya kalau ada cahaya seperti itu, nanti akan ada orang gantung diri di daerah tempat cahaya itu jatuh,” katanya.

Hingga Senin (15/6/2026), belum diketahui secara pasti benda apa yang sebenarnya melintas di langit Gunungkidul tersebut. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun lembaga terkait mengenai asal-usul cahaya yang menyerupai bola api itu.

Namun kemunculannya telah sukses menyedot perhatian warga dan menjadi topik hangat di berbagai grup percakapan maupun media sosial. Sebagian warga menduga benda tersebut merupakan meteor yang memasuki atmosfer bumi, sementara lainnya mengaitkannya dengan berbagai mitos yang berkembang di masyarakat.

Di tengah suasana malam yang semula tenang, kemunculan cahaya misterius itu menghadirkan kejutan tak terduga bagi warga Gunungkidul. Fenomena tersebut sekaligus kembali menunjukkan kuatnya pengaruh tradisi dan kepercayaan lokal dalam menafsirkan berbagai peristiwa alam yang terjadi di sekitar mereka.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler