Pemerintahan
Gelar Pertemuan Dengan Pokdarwis, Dinas Larang Pedagang Kapling Kawasan Pantai Krakal Dengan Tikar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pasca viralnya keluhan wisatawan terkait dengan persewaan tikar yang menguasai Pantai Krakal pada Minggu (14/01/2019) kemarin, Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul langsung menggelar klarifikasi kepada Pokdarwis setempat. Hasilnya, dinas memutuskan melarang para pedagang maupun pelaku pariwisata lainnya untuk melakukan pengaplingan area pantai dengan tikar yang disewakan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengakui jika adanya praktek pengaplingan kawasan pantai dengan menggunakan tikar oleh para pelaku pariwisata Pantai Krakal memang benar adanya. Pihaknya sendiri telah menggelar pertemuan pada Senin (15/01/2018) siang tadi. Dalam pertemuan tersebut, dinas mengeluarkan larangan kepada para pedagang menggelar tikar secara sembarangan.
“Kita akan segera mengeluarkan surat larangan kepada para pedagang melalui Pokdarwis setempat,” papar Hari, Senin petang.
Mengenai isi surat sendiri adalah mengenai permintaan larangan kepada pedagang untuk menggelar tikar jika tidak ada pembeli. Ia menambahkan meskipun nantinya ada pembeli, tikar yang digelar di kawasan pantai tidak boleh berlebihan.
“Tidak boleh lah kalau sampai menutup akses wisatawan ke pantai. Kalau sampai digelari tikar seperti kemarin di sepanjang pantai kesannya seperti memaksa wisatawan,” papar dia.

Pemerintah meminta kepada para pelaku wisata di Pantai Krakal agar bisa senantiasa menjaga citra pariwisata Gunungkidul. Hal semacam ini menurut Hari cukup mencoreng citra pariwisata lantaran sempat viral di media sosial. Selain itu, ia juga berharap ke depan masyarakat juga bisa turut berperan aktif dengan melaporkan segala ketidaknyamanan di lokasi wisata kepada pihaknya. Adapun untuk laporan bisa dilakukan di media-media sosial milik Dinas Pariwisata seperti pada Facebook di Pariwisata_Gunungkidul; twitter @Pariwisata_GK; Instagram Pariwisata_Gunungkidul; atau email di [email protected].
“Atau bisa juga melalui web kami di www.wisata.gunungkidulkab.go.id dan www.infowisatagunungkidul.com. Seluruh laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti,” urainya.
Pemkab Diminta Gerak Cepat Tertibkan Pelaku Pariwisata
Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno meminta kepada Pemerintah Gunungkidul untuk segera mengambil langkah terkait penertiban para pelaku wisata. Sejumlah keluhan wisatawan yang sempat viral di berbagai media sosial menurut Suharno membuat langkah cepat sangat diperlukan. Jangan sampai nantinya citra pariwisata Gunungkidul tercoreng sehingga berimbas pada menurunnya kunjungan wisatawan.
“Yang harus diutamakan adalah kenyamanan para wisatawan,” terang dia.
Politisi PDIP ini menilai bahwa pemerintah harus cepat menggandeng serta mendidik para pelaku wisata untuk bersama-sama mewujudkan pariwisata yang nyaman. Ia mencontohkan seperti misalnya untuk praktek sewa menyewa di kawasan pantai. Hal ini harus dibuat regulasi yang jelas dan tidak lantas kemudian para pelaku wisata memberlakukan peraturan sendiri sehingga merugikan wisatawan.
“Kita semua tentu ingin pariwisata Gunungkidul maju sehingga nantinya masyarakat bisa sejahtera melalui pariwisata ini,” tutur dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
