fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Angin Segar Bagi Pelintas Wisata Jeglongan Sewu, Perbaikan Tahap Pertama Sudah Dikerjakan Rampung

Diterbitkan

pada

BDG

Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Ruas jalan Karangmojo-Semanu yang selama ini dikeluhkan oleh warga mulai ada perbaikan. Warga pun berharap perbaikan jalan yang dijuluki wisata jeglongan sewu itu bisa dilakukan secara merata.

Salah seorang warga Padukuhan Sokokerep, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Simen, mengatakan jalan yang sering ia lalui untuk berjualan angkringan di Kapanewon Karangmojo itu memang sudah lama rusak parah. Dikatakannya, proses perbaikan jalan Karangmojo-Semanu itu sudah dilaksanakan sekitar dua pekan lalu dan saat ini sudah selesai pengerjaannya.

“Sudah ada perbaikan sekitar dua minggu yang lalu, tapi belum semua, baru sekitar ratusan meter yang diperbaiki,” jelasnya.

Disebutnya, pengerjaan jalan yang dilakukan memang belum seluruhnya. Jalan yang diperbaiki baru berada di ruas jalan Padukuhan Coyudan, Kalurahan Ngipak, Kapanewon Karangmojo. Sedangkan ruas jalan lainnya masih mengalami kerusakan parah. Ia berharap ruas jalan lainnya yang rusak parah dapat segera ditangani, terlebih jalan tersebut menururtnya cukup ramai karena sebagai jalur wisata ataupun pelajar menuju ke sekolah.

“Ruas jalan di sekitar SMK Pembangunan dan Kramat Pendem itu masih rusak parah, harapannya bisa segera ditangani juga,” terangnya.

Berita Lainnya  Ratusan Warga Miskin di 6 Kecamatan Ini Akan Dapat Bantuan Renovasi Rumah

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko, menyampaikan mayoritas kondisi jalan Karangmojo-Semanu sepanjang 5 kilometer mengalami rusak parah. Disebutnya total anggaran dalam perbaikan tahap pertama ini menelan dana sebesar Rp. 1,6 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus sebesar Rp. 700 juta dan Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) senilai Rp. 900 juta.

“Perbaikan dilakukan secara bertahap, semua ruas belum dapat dikerjakan tahun ini karena anggaran yang dimiliki memang terbatas,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler