Hukum
Antisipasi Penimbunan Bahan Pokok saat Ramadhan, Satgas Pangan Gencarkan Operasi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Memasuki bulan Ramadhan dan menjelang lebaran daya beli masyarakat terhadap bahan pokok mengalami peningkatan signifikan. Hal ini berdampak pada naiknya harga jual barang. Dalam momentum seperti ini, sejumlah pedagang atau pengusaha nakal berpotensi meraup keuntungan besar dengan berbagai cara. Sebagai contohnya penimbunan bahan pokok. Guna mengantisipasi hal tersebut, Satgas Pangan dari Kepolisian turun lapangan untuk melakukan pengecekan.
Kasi Pidana Khusus Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Ibnu Ali Puji mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan yang dilakukan oleh oknum pedagang atau pengusaha nakal, pihaknya telah melakukan pengawasan secara ketat.
“Kita setiap hari turun untuk melakukan pengecekan terkait dengan bahan pokok yang ada di Gunungkidul,” terang Ipda Ibnu Ali, Rabu (14/04/2021).
Sampai sejauh ini, dari pengawasan yang dilakukan pihak kepolisian belum menemukan adanya penimbunan bahan pokok yang dilakukan oleh pedagang maupun pengusaha besar di Gunungkidul.
“Pengawasan tentu akan semakin ketat pada Ramadhan ini dan menjelang hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.
Ibnu menambahkan, adapun lokasi yang menjadi sasaran pengawasan ialah di 4 pasar besar Gunungkidul, swalayan, toko-toko besar dan gudang bahan pokok. Ia menegaskan pihaknya saat ini tengah mengincar para pelaku usaha nakal yang mencari keuntungan dengan cara tidak benar.
Nantinya jika ditemukan adanya kegiatan semacam itu, pihak kepolisian tidak akan tinggal diam. Menurutnya tindakan penimbunan barang merupakan kegiatan illegal.
“Yang jelas akan dilakukan penindakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas dia.
Ia mengungkapkan saat ini sudah terjadi kenaikan harga bahan pokok. Namun demikian berdasarkan pengawasan yang dilakukan oleh Satgas Pangan kenaikan harga bahan pangan masih tergolong wajar.
“Kami menghimbau kepada masyarakat jangan panik. Karena ketersediaan bahan pokok masih aman,” tutup Ibnu.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
