Sosial
Bangunan Lama Rusak Diterjang Gelombang Pasang, Pos SAR Siung Dibangun Dengan Anggaran Ratusan Juta
Tepus, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tim SAR Linmas Wilayah I Kabupaten Gunungkidul akan segera memiliki pos anyar di Pantai Siung, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Pos Pantai Siung ini dibangun setelah bangunan sebelumnya rusak diterjang gelombang tinggi yang terjadi pada tahun 2018 silam. Pos anyar ini dibangun baru secara keseluruhan lantaran berada di lokasi berbeda dengan pos sebelumnya yang rusak.
Koordinator SAR Linmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara menjelaskan, Pos baru SAR di Pantai Siung sendiri digangun dengan luas 7×7 meter. Pos ini dibangun menggunakan model panggung dan bergeser ke lokasi yang lebih tinggi. Adapun pertimbangan pemilihan lokasi ini, untuk menghindari apabila di kemudian hari terjadi gelombang tinggi seperti yang terjadi pada tahun lalu.
Saat ini menurutnya, proses pembangunan terus dilakukan. Ditargetkan, Pos SAR Siung ini bisa digunakan pada bulan November ini.
“Bangunan Pos SAR Siung akan dilengkapi dengansejumlah fasilitas penunjang kinerja SAR. Sengaja dibangun menggunakan model panggung dengan harapan jika gelombang pasang tidak langsung diterjang ombak,” ungkap Sunu kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (16/10/2019).
Lebih lanjut ia mengatakan, Pos SAR Pantai Siung memang sangat dibutuhkan. Hal ini mengingat di Pantai Siung sendiri bisa dikatakan merupakan lokasi yang rawan kecelakaan. Banyak wisatawan yang sering mengabaikan imbauan dari Tim SAR sehingga kemudian mengalami kecelakaan laut. Selain itu, di pantai Siung ini secara lokasi juga mudah dijangkau dan cukup dekat dengan pantai-pantai yang ramai di kawasan pesisir timur. Sehingga nantinya jika ada kejadian laka laut yang membutuhkan penanganan, anggota SAR bisa dengan cepat dimobilisasi ke lokasi yang membutuhkan bantuan.
“Masih banyak wisatawan yang nekat bermain dan mandi di laut saat gelombang tinggi, ini berbahaya,” imbuh dia.
Ditambahkan Sunu, sudah sejak mengalami kerusakan, Pos SAR Siung memang tidak difungsikan. Untuk sementara sembari menunggu pembangunan rampung, Tim SAR menggunakan Posko milik Dinas Kelautan dan Perikanan.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY, Noviar Rahmat menambahkan, pembangunan Pos SAR di Siung sendiri merupakan program dari Pemda DIY. Adapun pembangunan Pos SAR ini menghabiskan dana Rp. 300 juta. Anggaran tersebut bersumber dari APBD DIY.
“Nantinya di samping gedung juga akan dipenuhi alat untuk pertolongan dan pencarian korban serta ambulance,” tandasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
