Peristiwa
Banjir Landa Kecamatan Semanu, Sejumlah Rumah Warga Terendam
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sedikitnya 7 rumah warga di Padukuhan Karangtengah dan Nogosari, Desa Dadapayu Kecamatan Semanu terendam air akibat hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah di Gunungkidul sejak Minggu (16/03/2019) sejak siang tadi. Air yang masuk ke dalam rumah warga membuat beberapa benda perabotan dan hasil panen milik warga di lokasi ini pun hanyut terbawa air yang mengalir begitu deras. Tak hanya di Dadapayu, genangan air juga merendam sejumlah rumah milik warga di Padukuhan Munggi, Desa Semanu, Kecamatan Semanu.
Informasi yang berhasil dihimpun, sejak Minggu siang hujan deras mengguyur wilayah Semanu maupun daerah lain di Gunungkidul. Intensitas serta durasi hujan yang lebat membuat saluran air tidak bisa menampung debit air yang terus meningkat. Hal ini mengakibatkan banjir kemudian terjadi di Padukuhan Nogosari dan Karangtengah, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu. Air hujan setinggi 30 centimeter menggenangi pemukiman warga bahkan masuk ke dalam rumah beberapa warga.
“Ada sekitar 3 rumah di padukuhan Nogosari yang terendam air,” terang Gunawan,salah seorang warga setempat saat dikonfirmasi.
Ia mengungkapkan, sejumlah hasil panen milik warga yang tersimpan didalam rumah dan perabotan yang ada hanyut terbawa aliran air yang begitu deras. Sementara ini, warga telah mulai bersiaga di sekitar lokasi kejadian dan di dalam rumah.
Untuk mengantisipasi banjir memburuk, para korban yang terdampak banjir telah menitipkan pada rumah warga yang lokasinya lebih tinggi. Akan tetapi yang saat ini jadi masalah, untuk ternak masih belum dapat dievakuasi.

“Kalau warga tetap berjaga, sementara ini masih bertahan di rumah masing-masing tapi kalau tidak reda dan kondisi semakin tidak memungkinkan akan dievakuasi dan diungsikan sementara di rumah warga lain,” imbuh dia.
Tak hanya itu, empat rumah warga di padukuhan Karangtengah, Desa Dadapayu juga terendam air hingga warga harus berusaha melakukan penyingkiran perabot yang ada. Di wilayah lain, tepatnya di Simpang empat Sumur, padukuhan Munggi, Desa Semanu juga terendam air dengan ketinggian sekitar 30 cm pula. Terdapat 13 rumah warga yang di sekitar lokasi terendam air.

Perempatan Munggi, Desa Semanu yang tergenang air
Bahkan jalan raya pun juga tertutup arus air yang meluap tak terbendung. Sejumlah warga bersiaga di depan rumah untuk terus melakukan pengecekan ketinggian air yang mengalir. Masyarakat juga berusaha melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Ketinggian air hingga larut malam masih terus bertambah.
“Ada beberapa rumah warga yang terendam. Khususnya sekitar perempatan, ketinggian air nampaknya masih terus naik. Hujan sejak sore memang belum ada tanda-tanda akan reda,” kata salah seorang pemuda setempat, Martoyo.

Air masuk ke pemukiman warga
Di tempat lain, Jembatan Jirak yang berada di sisi utara pun juga meluap. Air di sungai mengalir cukup deras bahkan kenaikan debitnya signifitkan hingga air meluap hingga menutup jalan di jembatan tersebut. Kemudian di wilayah Jragum dan padukuhan Kangkung, Desa Ngeposari, genangan air terjadi di beberapa lokasi. Warga dibantu dengan petugas berusaha melakukan pemantauan.
“Untuk sementara ini masih dalam kondisi aman. Ini memang air ada luapan dari ladang, lapangan hingga jalanan warga. Sudah kami himbau masyarakat setempat untuk bersiaga,” kata Bhabinkamtibmas Desa Ngeposari.
Didapatkan informasi dari Pusdalops BPBD Gunungkidul, dampak hujan yang berlangsung pada Minggu ini memang cukup luar. Sejumlah rumah maupun perkantoran hingga sekolah-sekolah terdampak banjir. Hingga saat ini, personel Pusdalops BPBD Gunungkidul masih terus melakukan pendataan maupun pemantauan di lokasi-lokasi yang terdampak banjir.
-
Uncategorized2 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized15 jam yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized7 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
