Sosial
Belajar di Rumah, Puluhan Pelajar Harus Naik ke Bukit Untuk Dapat Sinyal Internet
Rongkop,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Metode belajar di rumah bagi sebagian pelajar di Kabupaten Gunungkidul menjadi hal yang cukup sulit. Bagaimana tidak, belum meratanya jaringan internet terutama di wilayah pinggiran membuat akses untuk pengerjaan tugas secara online tersendat.
Para pelajar yang tinggal di kawasan ini harus berusaha ekstra untuk bisa melaksanakan pembelaaran online. Tak jarang mereka harus berpindah tempat maupun naik ke bukit untuk bisa mengakses jaringan internet yang saat ini menjadi piranti pokok kegiatan belajar mereka. Seperti yang dilakukan oleh sejumlah pelajar di Petir B, Desa Petir, Kecamatan Rongkop.
Kepala Desa Petir, Sarju menuturkan, Padukuhan Petir B bisa disebut masih merupakan kawasan blank spot. Artinya, di kawasan tersebut, sangat sulit untuk mendapatkan sinyal internat. Padahal, di wilayah ini terdapat puluhan siswa yang selama pandemi corona ini menempuh pembelajaran online. Selama ini, lantaran jaringan internet menjadi sangat penting, para pelajar itu harus menyusuri bukit dengan ketinggian tertentu hanya untuk mendapatkan sinyal internet.
“Setiap ada tugas, puluhan siswa pergi ke bukit yang tinggi di sekitar rumah mereka untuk mencari sinyal,” kata Sarju, Rabu (06/05/2020).
Dirinya menjelaskan bahwa tak hanya Padukuhan Petir B saja, namun memang belum semua wilayah di Desa Petir dapat terjangkau sinyal provider. Menurutnya hal tersebut terhadi karena banyaknya perbukitan karst yang menjadi penyebab blank spot di sejumlah titik.

“Tidak semua padukuhan ada sinyalnya, masih ada titik blank spot di sini,” kata dia.
Sementara itu, Dukuh Petir B, Warsina menambahkan, di wilayahnya sendiri ada 21 siswa dari tingkat SD hingga SMA yang harus berjuang ekstra agar bisa mendapatkan sinyal internet. Biasanya, para pelajar ini mendaki bukit Gunung Temulawak untuk mendapatkan sinyal. Senada dengan Sarju, aktifitas tersebut kerap kali terlihat ketika para siswa mendapat tugas yang harus dikirim dengan jaringan internet.
“Anak-anak menaiki Gunung Temulawak, ya cukup tinggi. Terletak di sebelah selatan Dusun kami,” ucap Warisna.
Salah seorang pelajar, Alodia Daffa Sinanta mengaku harus berjalan kaki sekitar 250 meter untuk sampai di kaki bukit. Kemudian, setelah beberapa temannya kumpul, mereka bersama menaiki bukit. Kondisi ini sudah dilakukannya selama lebih dari 1 bulan terakhir.
“Ya capek, karena harus membawa buku banyak terus naik gunung. Apalagi saat puasa seperti saat ini,” tutur Alodia.
Meski aktifitas ini akan terus terjadi hingga 2 Juni 2020 mendatang, Alodia mengaku tetap gigih dan bersemangat dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Dirinya juga tidak mempermasalahkan kebijakan belajar di rumah ini.
“Ya bagaimana lagi, sedang kondisi seperti ini,” tuturnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
