Connect with us

Sosial

Cerita Konselor Kesehatan Jiwa, Jumlah Klien Meningkat Selama Pandemi dan Upaya Dobrak Stigma

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pandemi covid19 yang masih terus berlangsung hingga saat ini tentunya membuat beban psikologis masyarakat bertambah. Selain kesehatan raga yang harus dijaga, kesehatan mental pun harus turut dijaga. Kesehatan mental masyarakat sendiri memang terancam dengan meluasnya dampak pandemi yang menyerang sektor sosial hingga perekonomian.

Dalam kondisi semacam ini, layanan konseling kesehatan jiwa menjadi sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat berpikir jernih dalam aktivitasnya dan tidak memikirkan hal-hal yang dapat merugikan diri serta orang lain. Namun, terbatasnya layanan konseling mengenai kesehatan mental di Gunungkidul saat ini masih menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, stigma buruk masyarakat terhadap orang yang melakukan konseling sering kali menghambat proses terciptanya kesehatan mental di masyarakat.

Berita Lainnya  Kunjungi Gunungkidul, Menhan Prabowo Tinjau Proyek Pengairan

Direktur Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Gunungkidul, Tri Wahyu Ariningsih, mengungkapkan, pihaknya menyediakan layanan konseling bagi masyarakat yang membutuhkan. Layanan tersebut sudah ia lakukan sejak tahun 2015 silam.

“Klien kami bukan hanya masyarakat dari Gunungkidul saja, ada beberapa klien yang dari luar Gunungkidul,” jelasnya.

Dalam masa pandemi seperti saat ini, ia mengakui jika klien pada layanan konselingnya meningkat. Keterbatasan aktivitas masyarakat diduga menjadi penyebab beban psikis yang ditanggung masyarakat semakin berat.

“Dibandingkan sebelumnya, saat pandemi ini meningkat hampir 50% ya. Siapa sih yang tidak stres pada masa seperti ini,” sambungnya.

Adapun untuk mendapatkan layanan konseling dari PKBI, masyarakat tidak dikenakan biaya dan dapat diakses oleh siapa saja. Pihaknya tidak memberikan batasan usia dan wilayah dalam pemanfaatannya. Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan hanya perlu mendaftar dan membuat jadwal dengan konselor yang telah disiapkan.

Berita Lainnya  Dua Sapi di Ponjong Ditemukan Mati Mendadak, Dijual Oleh Pemilik ke Jagal

“Kalau remaja biasanya masalah yang dihadapi itu lingkungan sekolah, pembelajaran. Kalau untuk dewasa seringnya mengenai pekerjaan, hubungan dengan lawan jenis, dan lainnya,” jelas Tri.

Layanan konseling kesehatan mental disebutnya merupakan hal yang vital di tengah masyarakat. Terlebih di Gunungkidul, banyak ditemukan kasus bunuh diri yang diduga penyebabnya ialah depresi. PKBI Gunungkidul sendiri mempunyai 2 konselor dewasa dan 11 konselor untuk sebaya remaja.

“Masyarakat yang akan memanfaatkan layanan konseling dapat mengakses di bit.ly/curhatPKBI, atau menghubungi kami,” bebernya.

Sejauh ini, dalam melaksanakan layanan konseling, PKBI Gunungkidul kerap mendapat berbagai hambatan. Misalnya saja stigma masyarakat terhadap orang yang akan melakukan konseling. Belum adanya pemahaman masyarakat terkait kesehatan mental seringkali memberikan stigma terhadap orang dalam layanan konseling adalah orang kurang waras ataupun bermasalah.

Berita Lainnya  Tak Perlu Jauh-jauh Merantau, Lowongan Pekerjaan Puluhan Perusahaan Dalam Job Fair di Gedung Kesenian

“Kebanyakan stigma masyarakat terhadap orang yang dalam konseling sering dicap gila, padahal tidak seperti itu. Kalau dalam masa pandemi seperti sekarang, kendalanya terbatas untuk bertemu langsung dengan klien,” ucap dia.

Ia pun mengajak masyarakat agar berani mendobrak stigma tersebut, agar masyarakat tidak takut untuk memanfaatkan layanan konseling di manapun. (Roni)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler