fbpx
Connect with us

Peristiwa

Diduga Terpeleset saat Mandi, Mbah Sagiyah Ditemukan Tewas di Dasar Telaga

Published

on

Saptosari,(pidjar.com)–Nasib tragis dialami oleh Sagiyah (70) warga Padukuhan Tileng, Kalurahan Kepek, Kapanewon Saptosari. Rabu (12/06/2021) siang, nenek malang ini kehilangan nyawanya usai tenggelam di Telaga Winong, Padukuhan Gondang, Kalurahan Kepek, Kapanewon Saptosari. Diduga kuat, korban terpeleset saat tengah beraktifitas di sekitar telaga.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tragis yang dialami Sagiyah ini berawal saat korban berpamitan kepada keluarga hendak ke Telaga Winong untuk mandi dan mencuci pakaian pada Rabu tengah hari. Tak ada yang janggal lantaran kegiatan semacam ini memang rutin dilakukan oleh korban hampir setiap hari.

Keluarga sendiri mulai curiga lantaran hingga menjelang sore, Sagiyah tak kunjung pulang ke rumah. Sejumlah kerabat korban lantas menyusul ke telaga untuk melakukan pencarian.

“Di kawasan sekitar telaga, saksi menemukan sejumlah pakaian korban yang berada di dalam ember serta peralatan mandi yang tergeletak di tepi telaga, ” ucap Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, Rabu malam.

Merasa ada yang tidak beres, sejumlah orang lantas melanjutkan pencarian. Tak hanya di kawasan telaga, namun sejumlah wilayah yang terletak di seputaran Telaga Winong. Meski beberapa waktu melakukan penyisiran, Sagiyah tak kunjung ditemukan.

“Beberapa orang lalu berinisiatif untuk mencari di perairan, ” lanjut Suryanto.

Berselang beberapa waktu, upaya ini langsung membuahkan hasil. Sagiyah berhasil ditemukan. Namun, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar telaga.

“Warga lantas mengevakuasi korban ke daratan. Saat itu, sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan di tubuhnya, ” papar dia.

Oleh pihak keluarga, jenazah Sagiyah lalu dibawa pulang untuk disemayamkan dan kemudian disusul dengan pemakaman. Adapun pihak kepolisian yang mendapatkan laporan adanya orang tenggelam di telaga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Menurut Suryanto, tak ada kejanggalan yang ditemukan petugas. Tak ada luka akibat penganiayaan maupun semacamnya. Diduga kuat, kehabisan nafas lantaran tenggelam menjadi penyebab utama kematian Sagiyah.

“Kemungkinan korban terpeleset dan kemudian tenggelam di telaga. Kondisi telaga saat kejadian sendiri sangat sepi sehingga korban terlambat mendapatkan pertolongan, ” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler