Peristiwa
Diguyur Hujan Sehari, Talud Sepanjang 15 Meter Alami Longsor
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Musim hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Gunungkidul belakangan ini sepatutnya diwaspadai oleh seluruh masyarakat. Bencana tanah longsor maupun pohon tumbang berpotensi terjadi di saat seperti ini. Sehingga masyarakat harus lebih ektra berhati-hati ketika sedang berada di rumah atau berkendara di jalan.
Seperti bencana tanah longsor yang terjadi di Padukuhan Blimbing, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Kamis (03/01/2019). Lantaran diguyur hujan seharian, talud setinggi 5 meter dengan panjang 15 meter mengalami longsor. Beruntung titik bencana tidak berada di dekat rumah warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 05.45 WIB pagi tadi dengan kedalaman sekurangnya 5 meter.
“Kemungkinan memang karena hujan lebat sehari kemarin. Kemudian tanah menjadi labil dan akhirnya longsor,” kata Edy, Kamis siang.
Menurut Edy, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebab, lokasi longsor masih cukup jauh dari pemukiman.

“Kalau korban jiwa tidak ada, hanya saja kerugian materi sekitar Rp 5 juta rupiah,” ungkap dia.
Ia menambahkan, wilayah Kecamatan Ponjong merupakan salah satu lokasi yang rawan longsor di Gunungkidul. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan potensi longsor susulan.
“Jika hujan lebat terjadi selama 2 jam atau lebih, potensi longsor semakin tinggi. Untuk warga yang berada di sekitar lokasi rawan ada baiknya untuk berlindung ketempat lebih aman,” ungkap dia.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Catur Nugroho mengatakan, sedikitnya ada 3 rumah dengan jumlah 12 jiwa berada di sekitar lokasi longsor. Namun demikian, jarak longsor sampai dengan rumah masih cukup jauh.
“Lokasi longsor tersebut tidak jauh berbeda dengan longsor yang pernah terjadi pada 2015 lalu. Lokasi itu pernah longsor sebelumnya,” kata dia.
Ia menambahkan, aktifitas masyarakat saat ini masih berjalan secara normal. Namun untuk kendaraan roda empat tidak diperkenankan melintas dengan alsan keselamatan.
“Itu jalan penghubung di dua RT yaitu RT 02 dan RT 03. Kalau sepeda motor masih bisa lewat dengan hati-hati untuk mobil warga sarankan untuk tidak melintas,” pungkas dia.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa6 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 hari yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized6 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan4 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
