Pemerintahan
Dinas Surati Puluhan Sekolah, Larang Siswa Corat-coret Seragam dan Konvoi Kelulusan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menerbitkan surat edaran nomor 421 / 521 yang ditujukan kepada puluhan kepala sekolah SMA dan SMK di seluruh Gunungkidul. Dalam edaran tersebut, salah satu poin pentingnya adalah melarang para siswa untuk melakukan konvoi saat maupun setelah pengumuman kelulusan yang rencananya diumumkan secara serentak pada Kamis (03/05/2018) ini.
Kasi Layanan Pendidikan Baldik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Indah Parmanawati mengatakan, dalam edaran tersebut terdapat 6 poin sebagai himbuan kepada masing-masing sekolah. Diantara yang tertulis dalam surat edaran yang telah didistribusikan ke seluruh sekolah itu, para siswa yang lulus dilarang melakukan konvoi kelulusan di jalan serta coret-coret baju seragam.
"Surat itu sudah kita tembuskan kepada Kapolres Gunungkidul juga," kata Indah, Kamis siang.
Ditambahkan Indah, jika masih ada konvoi di jalanan maupun aksi yang jauh dari cerminan seorang pelajar, pihaknya mempersilahkan pihak kepolisian untuk melakukan tindakan. Bahkan nantinya jika didapati perilaku yang keterlaluan maka pihaknya memastikan akan mendapat pembinaan terhadap siswa maupun sekolah.
"Kami sudah kerjasama dengan Polres Gunungkidul untuk nantinya dapat melakukan pembinaan jika didapati perilaku yang mencoreng dunia pendidikan," imbuh dia.

Pihaknya menghimbau, kelulusan harus dimaknai dengan adanya ucapan rasa syukur sesuai agama dan keyakinan masing-masing siswa. Selain itu, pihaknya juga berharap para siswa tergerak hatinya untuk melakukan kegiatan sosial. Menurut Indah, kegiatan sosial dirasa lebih penting dan berguna bagi masyarakat dibanding dengan sikap hura-hura semacam konvoi serta corat-coret baju seragam yang selama ini menjadi tradisi.
"Bisa diisi dengan bakti sosial mingkin, atau setidaknya tidak melakukan hal-hal yang kurang baik lah," imbuh dia.
Sementara itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan 300 personil untuk pengamanan kelulusan di Gunungkidul. Personel pun disebar ke sejumlah titik rawan agar jika didapati kejadian dapat segera ditindak lanjuti.
"Fungsi Polsek kita maksimalkan, kami harap tidak ada kejadian yang dapat merugikan pelajar, jika pun nantinya ada temuan pasti kita tindak," kata Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seluruh siswa SMA, SMK serta MA di Gunungkidul dinyatakan lulus 100 %. Pengumuman sendiri telah dilakukan di masing-masing sekolah pada Kamis ini.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized5 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
